Miliader Ini Dituntut Mantan Istri Bayar Uang Liburan Rp5,4 Miliar

Ken Griffin bersama mantan istrinya, Anne Dias. (Foto: BeritaPrima/nypost)
BeritaPrima, Jakarta - Perceraian miliarder Ken Griffin kembali memberikan gambaran kepada publik bahwa pengeluaran kehidupan berumah tangga ternyata sangat tinggi. Setelah sebelumnya terungkap biaya ketiga anaknya mencapai USD1 Juta per bulan, beredar kabar bahwa mantan istrinya menuntut biaya liburan sebesar USD450 ribu atau Rp5,4 miliar.
Griffin berpendapat bahwa mantan istrinya, yaitu Anne Dias, mengklaim anggaran tersebut untuk memenuhi gaya hidup. Dengan rincian USD6.800 per bulan untuk bahan makanan, USD7.200 sebulan untuk restoran makanan, USD8.000 per bulan untuk hadiah dan USD2.000 per bulan untuk alat tulis.
Yang lebih mencengangkan, Griffin juga mengklaim istrinya menggunakan USD450 ribu untuk liburan di St Bart’s saat liburan musim dingin selama 10 hari. Pengacara Dias tidak menyangkal mengenai besarnya biaya tersebut. Pihaknya justru berpendapat bahwa anak-anak Griffin membutuhkan biaya tersebut.
“Ken Griffin salah satu orang terkaya di dunia dan tanpa malu-malu menyerang ibu dari anaknya dalam upaya untuk menghindari tanggung jawabnya keuangan keluarganya,” kata juru bicara Dias yang dilansir dari CNBC, Rabu (25/2/2015).
Namun, Griffin menyangkal dan mengatakan bahwa dia akan membayar semua yang berkaitan dengan anak-anak, termasuk empat pengasuh yang dipekerjakan. Tapi pihaknya bersikeras menolak untuk mengalokasikan USD450 ribu hanya untuk liburan anak-anak, dia berkata dia memberikan USD45.000 untuk liburan musim dingin. (aud)


Bu Amalia;Semoga pertunjukannya medjani sesuatu terobosan yang lebih baik dari sebelumnya. Spt kata Ibu, so far, brandingnya sudah on track, sekarang tinggal bagian kerja kerasnya. Mudah2an promises are delivered dengan program kerja yang bisa dikomunikasikan dengan sederhana dan setransparan mungkin.Apapun hasilnya ini adalah jawaban penduduk Jakarta yang memerlukan perubahan. Walapunpun belum ada jaminan, namun dirasakan pendekatan Pak Jokowi Basuki lebih bisa mentrigger action dari votersnya. Perubahan bisa lebih baik ataupun sebaliknya lebih buruk. namun penduduk Jakarta sudah bosan dengan cara lama dan biasa mereka butuh dobrakan. Dan pak Jokowi Basuki memberikan jawaban ini.Selamat bekerja Pak Jokowi Basuki.Salam