FOTO: Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Demo Jokowi Di Istana
Foto: BeritaPrima/ Sonny Eko Kusetiawan
BeritaPrima, Jakarta – Sekelompok Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara, Rabu (8/4/2015), dan menyerbarkan selebaran yang berisi tuntutan kepada pemerintahan Joko Widodo agar kebijakannya lebih terafiliasi kepada rakyat kecil.
Di dalam Selebaran yang diberi judul “Penguasa Bertahta, Rakyat Menderita” ini menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi setelah enam bulan memegang mandat penuh atas negeri ini.
Mulai dari naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kemudian mencabut subsidi, dan akibatnya Roaller-Coaster harga kebutuhan pangan yang membuat rakyat semakin menjerit. Hal ini tidak sesuai dengan apa yang tertulis dalam jargon dan semangat Nawacita yang didasarkan pada Trisakti pemerintahan Jokowi.
Bahkan, naik turunnya BBM dapat dikategorikan sebagai sebuah langkah kebijakan yang mengacu pada “Teori Evolusi” dimana masyarakat kelas menengah keatas akan mampu menghadapi tekanan. Sedangkan masyarakat kecil tentu akan tergilas oleh sistem perekonomian seperti ini.
Untuk itu, segenap DPD IMM Jakarta kemudian menuntut kepada Presiden Jokowi, berikut tuntutan tersebut :
1. Segera mengevaluasi dan mencabut kebijakan kenaikan harga BBm dan gas elpiji 12 kg serta tidak menyesuaikan harga BBM berdasarkan mekanisme pasar bebas
2. Menjalankan pemerintahan dengan independent serta tidak berafiliasi kepada dogma-dogam asing (barat) yang merugikan rakyat
3. Menjalankan janji-janjinya pada saat kampanye sesuai dengan jargon Nawacita yang didasarkan pada konsep Trisakti.
(Ichsan Husyaifi)


