BeritaPrima.com, Jakarta – Ratusan butir peluru dan senjata api di kediaman Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Gatot Brajamusti, yang didapat dari mantan Kepala BPPN, Ary Surya, ternyata untuk kebutuhan syuting film. Adapun syuting itu sudah diproduksi Gatot sejak 2014. Namun dua tahun kemudian, barang tersebut ternyata masih disimpan oleh pria yang dikenal sebagai guru spiritual itu.
“Jadi untuk ribuan butir peluru dan dua senpi itu digunakan untuk properti film di 2014. Film ‘Development Police Operation’, tetapi senjata itu juga sudah dipegang dan dimiliki saudara GB (Gatot Brajamusti) sejak 2006, sejak 10 tahun lalu,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto kepada wartawan, di Jakarta, Senin (5/9/2016).
Oleh karena itu, polisi akan terus melakukan pendalaman soal kepemilikan senjata ilegal tersebut. “Kami lakukan pendalaman karena senjata itu digunakan GB untuk menembak di dua lokasi bersama dengan saudara AS di Perbakin dan lapangan tembak,” tuturnya.
Saat ini Gatot sudah selesai menjalani pemeriksaan di Ruang Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Selama tujuh jam diperiksa dengan 20 pertanyaan, ia hanya bungkam saat diberondong pertanyaan oleh awak media. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta