BeritaPrima.com, Surabaya - Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini membuka peluang anak berprestasi dari keluarga tidak mampu untuk menempuh pendidikan dan pelatihan di sektor perawatan pesawat terbang.
Kamis (26/5/2016) sore tadi, Risma resmi melepas 16 putra terbaik Surabaya untuk menempuh pendidikan di bawah naungan anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero), yakni PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia (GMF).
Ke-16 anak tersebut adalah hasil seleksi dari 500 pendaftar yang memiliki rangking tertinggi dari serangkaian tes, seperti tes fisik, psikotes, wawancara, dan tes TOEFL.
“Mereka dari warga tidak mampu, ada dari keluarga terdampak penutupan lokalisasi, ada anak juru parkir, tukang becak, penjual siomay, tukang potong rambut, dan sopir. Tapi mereka lebih unggul dari 500 pendaftar lainnya,” kata Risma.
Risma mengaku hanya ingin membuka peluang yang sama untuk warga tidak mampu di Surabaya, dalam hal memperoleh peluang kerja.
“Banyak potensi SDM di Surabaya, tapi sayang tidak dimanfaatkan karena keluarganya tidak mampu,” jelasnya.
BeritaPrima.com Bicara Fakta