Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Kamis , 28 Juli 2016
hillary-demokrat

Hebat! Eks TKI Ini Bakal Berpidato Di Hadapan Capres Hillary Clinton

BeritaPrima.com – Imamatul Maisaroh (36) warga Dusun Krajan, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang ini akan berpidato di konvensi nasional Partai Demokrat, di Stadion Wells Fargo, Philadelphia, Pensylvania, Amerika Serikat, Selasa, 26 Juli 2016, waktu AS.

Mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu, akan bercerita pengalamanya sebagai korban perbudakan manusia di hadapan calon Presiden AS Hillary Clinton dan beberapa orang penting di AS.

“Saya ke Amerika tahun 1997. Awalnya, saya ditawari majikan saya yang ada di Malang. Katanya, saudara sepupunya butuh pembantu, kemudian saya ditawari. Saya senang sekali, karena gajinya US$150 per bulan,” ujar Ima, saat dihubungi melalui Facebook, Senin 25 Juli 2016.

Namun, nasib naas harus diterima Ima sesampainya di Amerika. Sejak dijemput di bandara, paspor Ima ditahan oleh majikan yang ada di AS. “Kerja di sana, dua tahun tidak dibayar. Kerjanya 12 jam, salah dikit langsung dipukul,” ujar ayah Ima, Turiyo.

Ima merupakan anak pertama dari pasangan Turiyo dan Alimah. Ima memilih bekerja di luar negeri, karena menikah di usia dini, saat Ima masih duduk di bangku kelas satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Khaerudin, Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Kedua orangtuanya mengaku tidak mengetahui pasti pekerjaan Ima di Amerika. Selama berkomunikasi melalui sambungan telepon, Ima bercerita kepada orangtuanya bekerja di sebuah kantor di AS. “Ima sering telepon, terakhir telepon sebelum Lebaran. Bilangnya kerja kantoran, tetapi dibagian apa, saya tidak dikasih tahu,” kata Turiyo.

Sementara, Haris Suzana, adik ketiga Ima menjelaskan, setiap kali menelepon, Ima tidak pernah bercerita soal pekerjaan. Menanyakan kabar keluarga adalah yang paling pertama diutarakan oleh Ima setiap keli menelpon. “Sejak saya kecil, masih SD, kakak sudah ke Amerika. Dia paling rajin tanya keluarga dan sering kirim uang untuk keluarga di sini (Malang),” ujar Haris.

Dua tahun, jadi korban perbudakan, Ima akhirnya berhasil kabur, berkat bantuan asisten rumah tangga tetangganya di AS. Ima akhirnya dibawa ke penampungan gelandangan dan tinggal selama tiga bulan di sana. Perempuan yang dikenal cerdas ini, lantas dicarikan tempat tinggal dan disekolahkan hingga dicarikan pekerjaan oleh orang yang membantunya.

Selanjutnya >>

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *