Isu Beras Plastik Memperburuk Citra Pasar Tradisional
BeritaPrima,Jakarta — Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran, menduga bahwa temuan beras sintetis (plastik) adalah isu untuk memperburuk citra pasar tradisional. Baginya, isu ini digulirkan agar pasar tradisional terpuruk.
“Apakah ini upaya-upaya pengalihan isu, atau pencitraan agar pasar tradisional terpuruk. isu ini kan tembaknya ke jantung (masalah masyarakat),” kata Ngadiran, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2015).
Ngadiran juga tidak bermaksud untuk menuduh siapa-siapa. Akan tetapi, kenyataannya bahwa omset turun 20 persen benar-benar dirasakan oleh para pedagang, khususnya di pasar tradisional.
“Menuduh tidak bisa, tapi kita rasakan, omset turun 20 persen, banyak (pembeli) datang ke pasar nanya, banyak juga yang dibatalkan,” ujarnya.
Bahkan, Ia juga menduga kasus ini hanya untuk menutupi pemberitaan terkait program-program pemerintah yang tidak berjalan.
“Mungkin saja bisa terjadi, sekarang berapa bulan dolar tidak turun, ada program-program pemerintah belum jalan dengan adanya isu ini ketimpa lagi dan gak diangkat,” pungkasnya.
(Agil Kurniadi)


