Pemindahan Mary Jane Ke Nusakambangan Bakal Dikawal TNI Dan Polri

Terpidana mati Mary Jane Fiesta Veloso akan dipindahkan ke LP Nusakambangan.
BeritaPrima, Yogyakarta - Kejaksaan tinggi DI Yogyakarta menggelar rapat koordinasi antar instansi membahas pemindahan terpidana mati Mary Jane Fiesta Veloso (29) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Wirogunan, Yogyakarta ke Lapas Nusakambangan, Cilacap. Dalam pembahasan itu, Polda DIY dan TNI ditugaskan mengawal pemindahan Mary Jane sampai tujuan.
Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi DIY, Joko Purwanto mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan awal dan sampai saat ini belum ada keputusan kapan Mary Jane dipindah, karena sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari rapat yang sedang dilakukan.
“Kita koordinasi saja, intinya melakukan persiapan ,” kata Joko di Yogyakarta, Rabu (1/4/2015).
Dijelaskannya, persiapan pemindahan terpidana mati tersebut perlu koordinasi dan harus melalui beberapa tahapan. Salah satunya, mengenai pengawalan, yang akan diserahkan kepada Polda DI Yogyakarta dan Korem 072 Pamungkas.
“Teknisnya ada di Polda DIY,” ucapnya.
Karo Ops Polda DIY Kombes Pol Mohammad Arief Pranoto mengatakan, dalam pengawalan pemindahan Mary Jane dari Lapas Wirogunan Yogyakarta ke Lapas Nusakambangan, pihaknya akan mengerahkan Sabhara, Brimob dan TNI.
“Biasa saja pengamanannya, nanti dari Sabhara sama Brimob bersama TNI yang akan mengawal (Mary Jane),” katanya.
Disinggung mengenai teknis pemindahan kurir narkoba yang divonis mati tersebut, apakah menggunakan jalur darat atau udara. Arif mengatakan masih belum dibahas.
Rapat ini sendiri digelar tertutup di Kantor Kejaksaan Tinggi DIY. Sejumlah unsur dari Polda DIY, Korem 072 Pamungkas, Lapas Wirogunan, Badan Intelijen Negara, Badan Narkotika Nasional Propinsi(BNNP) DIY ikut dalam rapat tersebut. (dik)

