Pihak Keluarga Tak Percaya Dahlan Iskan Lakukan Korupsi

Dahlan Iskan, mantan Dirut PLN, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gardu induk PLN.
BeritaPrima, Surabaya - Dahlan Iskan, mantan Dirut PLN, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gardu induk PLN, oleh Kejaksaan Tinggi DKI, kemarin. Berita ini membuat keluarga besar Dahlan Iskan di Magetan Jawa Timur merasa terpukul.
|
Pilihan Redaksi
|
Keluarga besar Dahlan Iskan yang berada di Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, mengetahui Dahlan Iskan dijadikan tersangka, Jumat 5 Juni 2015 malam kemarin.
“Kami mengetahui dari media masa, perihal Dahlan Iskan yang dijadikan tersangka. Kami semua keluarga yang ada di Magetan, terpukul dengan berita ini,” ujar Nanang, sepupu keponakan Dahlan Iskan saat ditemui di Tegalarum, Sabtu 6 Juni 2015
Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, keluarga besar di Tegalarum tidak berusaha mengkonfirmasi keadaan pria berkacamata itu. “Kami justru diberitahu oleh adik Pak Dahlan, kalau Pak Dahlan baik-baik saja. Hari ini informasinya berada di Surabaya,” kata Nanang.
Nanang meyakinkan bahwa Dahlan Iskan tidak mungkin melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri. “Dari segi materi, saya kira Pak Dahlan tergolong orang yang berkecukupan. Perusahaan yang dipimpinnya juga banyak. Jadi untuk apa dia melakukan korupsi,” katanya.
Selain itu, hal lain yang membuat keluarga yakin bahwa Dahlan Iskan tidak melakukan korupsi adalah kejujuran yang selalu di tanamkan oleh keluarganya sejak kecil. “Dari kecil kami dibiasakan untuk jujur. Itu yang membuat kami yakin Pak Dahlan tidak melakukannya.”
Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati DKI atas dugaan korupsi pembangunan gardu induk PLN Jawa, Bali dan NTB, senilai Rp1,063 triliun. (dik)

