BeritaPrima.com, Blitar - Korban tenggelam akibat terjangan ombak pantai selatan pasetran Gondo Mayit Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar ditemukan mengapung. Setelah dua hari hilang, jasad Syahroni (20) alias Roni wisatawan asal Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri muncul sekitar satu kilometer dari lokasi tenggelam.
|
Berita Terkait
|
“Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar,“ ujar Kapolsek Wonotirto AKP Yudarso kepada wartawan.
Kondisi jenazah cukup memprihatinkan. Kulit mengelupas dengan tubuh bengkak menggelembung. Kendati demikian, secara keseluruhan jasad korban masih utuh. Pihak keluarga mengenali sekaligus memastikan sebagai Syahroni dari kaos warna coklat yang dikenakan.
“Wajah korban sendiri masih bisa dikenali,“ terang Yudarso.
Roni tenggelam Minggu 7 Agustus lalu. Bersama 22 orang temannya, korban hendak merayakan pesta ulang tahun salah satu anggota rombongan. Informasi yang dihimpun, pesta melibatkan minuman keras. Hal itu mengacu pada temuan botol miras tidak jauh dari lokasi kejadian.
Tergiur melihat air, keempat orang, termasuk korban menceburkan diri ke laut. Mereka berenang di antara debur ombak pantai selatan yang terkenal ganas. Tidak lama berenang, ombak besar menerjang korban bersama rekannya yang bernama Andri. Keduanya berada sedikit ke tengah. Dibantu warga setempat, Syarif dan Arifin dua rekan yang ikut berenang berusaha menolong.
Namun hanya Andri yang berhasil diselamatkan. Sedangkan jasad Roni lenyap setelah gelombang menyeretnya ke tengah.
“Dari kerja keras bersama Basarnas dan Polaud kita akhirnya berhasil menemukan jenazah korban. Atas kejadian ini kami menghimbau para wisatawan untuk lebih mentaati peringatan larangan tidak berenang,“ ucapnya.
Sebelum dibawa ke rumah duka, keluarga lebih dulu mensucikan jenazah korban di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Menurut keterangan Ngasri Camat Ngancar Kabupaten Kediri, jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum hari ini juga.
“Kita berharap semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,“ ujarnya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta