BeritaPrima.com, Medan - Della Amanda (12) bocah malang penderita penyakit pembengkakan pada kelopak mata yang diduga terjangkit kanker hingga menyebabkan tubuhnya kurus tak berdaya, kini kondisi kesehatannya berangsur membaik sejak mendapat perawat medis di RS Royal Prima, Jalan Ayahanda Medan, Sumut, Senin (27/6/2016).
Bahkan, menurut humas RS Royal Prima, Devi Marlin, dalam ketetangan pers kepada wartawan, Senin (27/6/2016), berat badan Della warga di Jalan Bromo Gang Sederhana Lingkungan VIII Kecamatan Medan Area, sudah naik dan Della telah aktif kembali menggerakkan bagian tubuhnya, setelah ditangani oleh tim dokter yang menanganinya, mulai (21/6/2016) lalu.
“Kondisi Della semakin membaik. Berat badannya naik 2 kg. Della juga aktif menggerakkan tangannya,” ungkap Devi.
Ditambahkan Devi, saat ini tim dokter terus memantau perkembangan kondisi Della secara intensif untuk mengetahui penyebab penyakit yang dideritanya.
“Kita masih menunggu hasil dari tim dokter yang menangani Della. Mungkin hari Rabu, sudah kita ketahui penyakit yang diderita Della,” kata Devi.
Dijelaskan Devi, Della ditangani oleh tim Dokter spesialis yang ahli dibidangnya dan setiap 2 jam terus dipantau oleh perawat.
“Kita akan memberikan yang terbaik agar Della dapat sembuh dari penyakitnya. Para dokter sendiri memberikan perhatian khusus untuk menangani penyakitnya,” ucap Devi.
Sedangkan ketika disinggung terkait biaya pengobatan Della sampai sembuh, yang diyakini akan menelan biaya cukup besar, apalagi diketahui Della berasal dari keluarga tidak mampu, Devi mengatakan bahwa segala biaya pengobatan Della akan ditanggung pihak RS Royal Prima.
“Memang Della merupakan peserta BPJS, namun untuk biaya lain di luar BPJS, akan kita tanggung semua. Kita juga berencana mendatangkan dokter dari luar untuk menangai penyakit Della hingga sembuh,” pungkasnya.
Diiketahui sebelumnya, Della Amanda sempat menjadi pemberitaan heboh sejumlah media di Kota Medan, karena selama 2 tahun menderita penyakit tak pernah mendapat perawatan medis dan hanya mendapatkan perawatan seadanya di rumah, disebabkan ketidakmampuan keluarga.
Ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat Della harus rela menderita menahankan penyakit pembengkakan kelopak mata yang diduga terjangkit kanker hingga menyebabkan tubuhnya kurus tak berdaya.
Rosniati (34), ibunda Della menceritakan, sakit yang dialami anaknya berawal dari tumbuhnya semacam jerawat di kelopak mata pada tahun 2014 lalu. Saat itu Della masih duduk dibangku kelas IV SD.
“Awalnya Della mengeluh matanya gatal. Karena tidak tahan digaruknya. Mungkin infeksi, jadi kayak ginilah. Dia pun makin kurus. Sudah di bawa ke beberapa rumah sakit, tapi belum ada hasil,” kata Rosniati.
Saat itu kata Rosniati, Della memang sempat dibawanya berobat dengan menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dimilikinya
Dan dari hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, penyakit pembengkakan pada kelopak mata Della bukan kanker.
Karena keterbatasan biaya akhirnya Rosniati pun pasrah dan hanya bisa memilih merawat Della sendiri di rumah, sembari dirinya berkeinginan kiranya Della dapat sembuh dari penyakitnya.
Namun, kenyataanya penyakit yang diderita Della malah menyebar. Bahkan tulang-tulangnya hampir menembus kulit. Della hanya bisa terbaring, dan tak mampu untuk berdiri maupun duduk, hingga menjadi perhatian masyarakat.
Della pun akhirnya dibawa ke RS Royal Prima di Jalan Ayahanda Medan dan dirawat hingga saat ini. (dyn)
BeritaPrima.com Bicara Fakta