Sebuah studi pada 2003 menegaskan bahwa gelembung ini naik dari laut dalam yang mampu menenggelamkan kapal, tetapi Phrampus mengatakan, tidak ada bukti untuk menunjukkan bahwa hal ini benar-benar terjadi.
Selain itu, ia mengatakan bahwa metana yang rilis pada skala besar seperti tidak terjadi dalam sejarah dan terakhir kali dasar laut meluapkannya sekira 20.000 tahun lalu. “Saya pribadi melihatnya sebagai teori yang menarik dan tidak lebih dari itu,” kata Phrampus seperti dilansir Express, Rabu (27/7/2016). (aud)
Halaman 1 2
BeritaPrima.com Bicara Fakta
Pada akhirnya difalam al quran yg akan menjelaskan,..insya Allah