Anggarannya Besar, Mengapa Pesawat Tempur Bisa Terbakar?
BeritaPrima, Jakarta - Komisi I DPR RI mempertanyakan penyebab pesawat F-16 milik TNI Angkatan Udara (AU) bisa terbakar. Padahal, pemerintah sudah menganggarkan Rp96 triliun kepada TNI.
Anggota Komisi I DPR, Dave Akbarshah Fikarno, mengatakan, seharusnya melalui anggaran yang begitu besar tidak ada kebakaran pesawat, sebab salah satu fungsi anggaran itu adalah untuk perawatan setiap pesawat milik TNI AU.
“Dan inilah makanya kami binggung. Kami (Komisi I DPR) sudah menganggarkan ke TNI dengan anggaran luar biasa, harusnya bisa dimaksimalkan untuk perawatan peswat F-16,” ujar putra bungsu Agung Laksono itu di Jakarta, Kamis (16/4/2015).
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu meminta TNI AU lebih mengoptimalkan anggaran untuk perawatan pesawat. “Kita harapkan TNI AU bisa lebih intensif untuk lebih mengoptimalkan perawatan (pesawat),” jelasnya.
Dave juga mendesak dilakukanya investigasi atas insiden kebakaran tersebut. “Perlu investigasi dengan cepat,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna mengaku baru menerima lima pesawat F-16 pada akhir September 2014 dari total 24 unit yang direncanakan.
Meski terjadi insiden terbakarnya pesawat jenis itu, Agus menegaskan akan tetap melanjutkan pengadaan alutsista dari Amerika Serikat tersebut sampai tuntas. “Ini tetap akan jalan, sudah kita bayar. Dengan adanya pengalaman ini, kita lebih evaluasi,” jelas Agus dalam konferensi persnya di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015).
Salah satu poin yang akan diperhatikan saat evaluasi nanti, lanjut Agus, yaitu pemasangan dragchute di bagian belakang. Fungsinya sebagai tindakan pencegahan terjadinya kecelakaan. Dengan alat tersebut, pesawat bisa langsung berhenti.
“Komponen itu tidak ada, sisanya nanti akan dipasang dragchute,” imbuhnya.
Agus menambahkan, insiden terbakarnya pesawat tempur produksi Lockheed Martin asal Amerika Serikat merupakan yang pertama kali di TNI Angkatan Udara. Terlebih ia sendiri adalah pilot jet tempur F-16.
“Karena, ini pengalaman yang baru saya alami dari tahun 1990. Saya ini juga pilot F16,” tegasnya.
Seperti diketahui, pesawat tempur F-16 terbakar saat akan take off di ujung landasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat itu terbakar di bagian ekornya hingga mengalami gagal take off. Sementara pilot Letkol Penerbang Firman selamat dari insiden tersebut. (dik)


