Dianiaya Penumpang, Satpam Commuterline Sempat Kritis

Commuterline Stasiun Tanah Abang-Beritaprima.com-ft Sonny Eko Kustiawan-2015 (7)

Seorang petugas keamanan stasiun Commuter Line dihajar penumpang cuma gara-gara diperingatkan agar tidak merokok. (Foto: BeritaPrima/ Sonny Eko Kusetiawan)

BeritaPrima, Jakarta - Seorang petugas keamanan Stasiun Pondok Jati bernama Muhammad Iqbal, dipukuli oleh penumpang KRL Commuter Line yang ditegur karena merokok di area stasiun, Senin, 20 April 2015.

Manajer Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa mengatakan, insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB mengakibatkan Iqbal terluka, dan kini masih menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo.

“Petugas kami dipukuli karena menegur penumpang merokok. Kini dirawat di RSCM dan sempat mengalami koma, karena kepala bagian belakangnya terbentur beton peron stasiun,” kata Eva melalui keterangan tertulisnya.

Eva mengatakan pelaku bernama Fajar Arif, memukul kepala Iqbal hingga membentur peron stasiun, lantaran tak terima diingatkan untuk tidak merokok di dalam stasiun.

“Pelaku warga Matraman (Jakarta Timur),” ucap Eva. Ia mengimbau para pengguna jasa KRL Commuter Line, agar mengikuti tata tertib yang berlaku di semua stasiun dan rangkaian kereta.

Semua pelanggaran tata tertib, vandalisme dan tindakan anarki, akan diproses sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku. “PT KCJ mengecam keras tindakan pelaku dan akan melanjutkan kasus melalui jalur hukum,” kata Eva.

Fajar telah ditangkap dan saat ini berada di mapolsek Matraman untuk menjalani pemeriksaan. “Semoga kasus ini tidak terulang lagi, makanya kami membawa ke jalur hukum,” ucapnya.

Sementara itu kondisi Iqbal kini sudah mulai membaik kendati masih dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Bahkan, sekira pukul 19.00 WIB, korban telah sadar meski masih belum bisa diajak berkomunikasi.

“Kondisinya masih di ICU. Tadi pukul 19.00 WIB sadar, tapi masih belum bisa berkomunikasi,” jelas Eva saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2015).

Eva mengaku, pihak KCJ akan mengurus semua administrasi pengobatan Iqbal. Termasuk proses penyembuhan pegawainya tersebut juga akan ditanggung perusahaan secara tuntas.

“Pokoknya semua pengobatan kita urus tuntas,” imbuhnya.

Eva menambahkan, Iqbal saat ini masih dalam fase kritis karena terbentur beton peron stasiun usai dipukul seorang penumpang ketika memperingatkan adanya larangan merokok di stasiun. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku yang diketahui bernama Fajar Arif tersebut telah diamankan oleh Polsek Matraman. (feb)

(Visited 31 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: #KRL

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*