Jasad Pilot AirAsia Ditemukan Masih Kenakan Atribut

evakuasi air asia4BeritaPrima, Jakarta - Jasad pria diduga pilot AirAsia QZ8501, Kapten Iriyanto ditemukan bersama tiga jasad lainnya masih disemayamkan di dalam lemari pendingin Kapal Basarnas KN Pacitan.

“Hingga saat ini, empat jasad termasuk yang diduga pilot masih berada di KN Pacitan dan segera kita evakuasi ke Pangkalan Bun,” kata Direktur Operasi Basarnas, SB Supriyadi, Sabtu (7/2/2015).

Keempat jasad ditemukan dalam pencarian dan pertolongan korban AirAsia QZ8501 di sekitar lokasi ditemukannya badan pesawat nahas itu di dasar Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah kemarin sore, Jumat 6 Februari 2015.

Korban dievakuasi ke KN Pacitan oleh penyelam-penyelam dari Basarnas. “Ada sekitar 27 penyelam yang terlibat dalam evakuasi,” ujar Supriyadi.

Jasad pria yang diduga pilot AirAsia QZ8501, Kapten Iriyanto ditemukan di sekitar lokasi ditemukannya kokpit pesawat nahas itu. Atau berada tak jauh dari lokasi ditemukannya badan pesawat.

Saat ditemukan, jasad yang diduga pilot masih mengenakan atribut AirAsia QZ8501, salah satunya dari yang berlogo AirAsia. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Soelistyo, mengatakan, jenazah Iriyanto ditemukan tim SAR masih mengenakan seragam pilot di dalam kokpit pesawat pada Jumat sore, 6 Februari 2015. Jenazah masih berada di kursi kokpit saat ditemukan.

“Kokpit sudah ditemukan diselami (di dasar laut) dan diangkat satu jenazah diduga pilot di kursi,” kata Soelistyo, Sabtu pagi (7/2/2015).

Dia menegaskan bahwa jenazah itu masih diduga kapten pilot pesawat AirAsia QZ8501 yang kecelakaan di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada 28 Desember 2014. Identitas pastinya tentu menunggu pemeriksaan identifikasi yang akan dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Jenazah itu kini disimpan bersama tiga jenazah lain yang juga ditemukan tim SAR, kemarin, di KM Pacitan. Namun Soelistyo belum memastikan kapan jenazah kapten pilot dan tiga jasad lain itu diterbangkan ke Surabaya.

“Kita menunggu (penemuan) beberapa (jenazah) lagi, setelah itu diterbangkan (ke Surabaya). Jadi, enggak ketemu, langsung diterbangkan, ketemu langsung diterbangkan.”

“Sementara masih disimpan di cool box di KM Pacitan,” dia menambahkan.

Dia belum menerima informasi mengenai keberadaan kopilot, Remi Emmanual Plesel, yang berkewarganegaraan Perancis. Semestinya kemarin juga sudah diketahui tetapi karena hari mulai gelap, operasi pencarian dan evakuasi dihentikan dan direncanakan dilanjutkan hari ini. “Rencana hari ini diambil,” katanya. (Renie Andriana)

 

Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*