Pelaku Pembunuhan di Klender Ternyata Tetangga Korban

pembunuhan3

Ilustrasi pembunuhan.

BeritaPrima, Jakarta - Pelaku pembunuhan seorang penghuni kontrakan di Komplek Sandang, RT 14 RW 17 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, akhirnya menyerahkan diri. Pelaku pembunuhan itu yakni HR, seorang pria berusia 27 tahun.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Umar Faroq mengatakan, pelakunya tak lain adalah tetangga korban. Pelaku yang berasal dari daerah Madura itu mencari perlindungan ke komunitas asal daerahnya, Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), setelah membunuh korban.

“Tersangka yang berlindung di ikatan Madura IKAMA, menyerahkan diri,” kata Umar, kepada wartawan, Minggu sore (7/6/2015).

Umar melanjutkan, tersangka menyerahkan diri sekitar pukul 15.30, didampingi sejumlah pengurus IKAMA. Pelaku yang bekerja sebagai pedagang di Cipinang Indah itu, tega membunuh korban karena dipicu api cemburu.

Pihak kepolisian mengamankan pula barang bukti dalam kasus tersebut, yakni pakaian korban dan senjata tajam jenis celurit. Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana 8 tahun penjara.

Seperti diberitakan, para penghuni kamar kontrakan di Kompleks Sandang, RT 14 RW 17 Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2015) subuh digemparkan oleh kematian seorang penghuni. Korban diduga kuat tewas dibunuh dan disebut bernama Muhammad Mu’in (27 tahun).

Penemuan jenazah korban terjadi sekitar pukul 04.30, ketika seorang penghuni kontrakan di sebelah kamar korban curiga dengan adanya ribut-ribut dari seberang kamar. Usai ribut, beberapa orang tak dikenal keluar dari arah kamar korban.

Saksi lalu mendatangi kamar korban dan melihat pintu kamar dalam keadaan terbuka. “Ketahuannya pas ada ibu-ibu bangun dan melihat ada orang lari-larian. Terus dicek (saksi) ke kamar korban,” kata NS (30), salah satu warga sekitar di lokasi kejadian, Minggu pagi.

NS melanjutkan, ada dua orang saksi yang mengecek kamar korban. Dua saksi ini memanggil seorang pria tetangga sekitar untuk membantu mengecek. Para saksi yang baru sampai depan pintu kamar korban yang terbuka setengah, terkejut karena melihat korban sudah tergeletak dan bersimbah darah.

“Kondisi badan kesayat, tangan kaki, sama perut kena sabetan celurit,” ujar NS.

P (56), saksi yang pertama kali menemukan korban mengatakan, korban sudah dalam keadaan tergeletak di lantai. Korban, sebut P, dalam kondisi telanjang hanya tertutup sarung di bagian kelaminnya.

“Saya datang pakai senter kecil, begitu saya lihat penuh darah, enggak sampai hitungan menit saya lari langsung bangunin orang-orang sekitar sini,” kata P.

Tak lama kemudian, aparat Polsek Duren Sawit dan Polres Metro Jakarta Timur tiba di lokasi kejadian. Polisi melakukan pengaman TKP dan akhirnya membawa jenazah korban untuk divisum. (feb)

(Visited 110 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: #Pembunuhan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*