BeritaPrima.com, Jakarta - Sebanyak 120 portal manual akan dibuat untuk selanjutnya dipasang di jalur busway agar steril dari kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua. Direktur Utama, PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, pemasangan ini ditargetkan terlaksana dalam waktu dekat.
“Kami akan bangun portal tambahan, ada 120 portal yang sedang dibuat, sementara manual untuk tutup di ujung-ujung,” kata Budi di kantor Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/6/2016).
Selain pemasangan portal, sterilisasi busway juga melibatkan 500 petugas gabungan yang berasal dari PT Transjakarta, Dishub DKI, Satpol PP, dan Kepolisian.
Budi menambahkan beberapa putaran balik atau U-turn di jalur Transjakarta juga akan ditutup, sehingga gangguan terharap lalu lintas Bus Transjakarta bisa berkurang.
“Ada beberapa putaran yang akan kami tutup juga. Sehingga tidak ada lagi putaran yang jaraknya pendek,” katanya.
PT Transjakarta diketahui memiliki sebanyak 375 petugas untuk mengamankan jalur. Ratusan petugas tersebut secara bergantian melakukan sterilisasi di jalur Transjakarta bersama dengan petugas gabungan lainnya.
“Saat ini, ada 357 petugas Transjakarta yang amankan jalur. Budget kami tidak masukkan (pengadaan petugas) ini awalnya. Tapi mempelajari, lebih bagus punya petugas sendiri,” tegas dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan melakukan sterilisasi jalur Transjakarta mulai Senin 13 Juli 2016 hari ini. Nantinya, jalanan bagi moda transportasi Transjakarta itu akan digunakan sebagai jalur evakuasi.
“Jadi prinsipnya kita enggak bicara sterilisasi busway saja, kita bicara Jakarta ini harus ada begitu macet harus ada jalur evakuasi. Jalur itu yang mau kita numpang di busway. Kalau ada satu mobil kepanasan, trus kebakar, bisa enggak kamu kirim heli turun? Enggak ada kabel-kabel kita di atas,” kata Ahok akhir pekan lalu.
Jalur Transjakarta, kata Ahok, hanya boleh dilalui oleh pemadam kebakaran guna melakukan pemadaman api di TKP. Selain itu, jalur Transjakarta hanya boleh dilalui oleh ambulans yang membawa pasien dalam keadaan darurat.
“Salah satu cara kirim pemadam kebakaran. Gimana mau nyampai ke tengah nyemprot? Satu-satu cara ya busway terus bagaimana kalau ada orang serangan jantung, atau ada yang mau melahirkan. Kalau enggak ada satu jalur yang dikosongkan steril kamu mau lewat mana?,” terang Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu memastikan, Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Syaiful Bahri untuk melakukan sterilisasi di seluruh jalur Transjakarta di Jakarta.
“Senin saya mau laksanakan. Saya sudah bilang sama Dirlantas. Enggak ada toleransi. Mobil saya juga enggak boleh masuk!,” tegas Ahok. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta