Peringatan Tsunami Dicabut, KBRI Tokyo Minta WNI Tetap Waspada
BeritaPrima.com, Tokyo - Gempa melanda Prefektur Kumamoto, Jepang pada Sabtu 16 April dini hari waktu setempat, seperti dilaporkan akun twitter resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo.
|
Pilihan Redaksi
|
“Kami mengimbau masyarakat Indonesia di Kumamoto untuk mengikuti instruksi pemerintah setempat dan segera menuju titik-titik evakuasi untuk keamanan,” tulis akun @KBRITokyo, Sabtu (16/4/2016)
Berdasarkan berita dari “The Japan News” yang disebarkan KBRI Tokyo, gempa dikabarkan berkekuatan sekira 7,1 skala Richter (SR) terjadi pada pukul 01.25 waktu setempat. Getaran gempa dirasakan kuat di wilayah Kyushu.
Belum jelas betul di mana titik gempa tersebut terjadi, namun KBRI Tokyo menyatakan otoritas Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami atas gempa tersebut, namun kemudian dicabut kembali.
“Sebagian warga Indonesia telah berada di beberapa titik evakuasi. Peringatan Tsunami telah dicabut pukul 02.14,” imbuh akun @KBRITokyo.
Belum diketahui pula jumlah kerugian serta ada atau tidaknya korban jiwa akibat gempa tersebut. KBRI Tokyo mengimbau masyarakat Indonesia (WNI) di wilayah gempa agar terus berhati-hati dan waspada serta segera melaporkan diri ke nomor Hotline KBRI Tokyo +81-80-3506-8612.
Tim KBRI memastikan akan membawa bantuan ke Kumamoto pada Sabtu pagi. (aud)


