Agung & Ical Tolak Berdamai, Tommy Ajak Kader Golkar Melibasnya!

Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
BeritaPrima, Jakarta – Rencana Musyawaran Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, terus digulirkan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Munaslub dianggap “wadah” yang ideal untuk mendamaikan dua kubu, agar Golkar tak terganggu jelang pemilikan kepala daerah (Pilkada) serentak Desember 2015.
Kendati begitu, Tommy tidak akan mau menunggu kubu Agung Laksono (AL) maupun kubu Aburizal Bakrie (Ical), jika keduanya masih saling enggan berdamai.
Pasalnya, jika sengketa dalam partai berlambang pohon beringin itu tak juga berujung, justru akan berpengaruh besar bagi para kader daerah untuk bertarung di Pilkada serentak.
“Untuk apa menunggu saudara AL dan ARB, jika ternyata mereka hanya membuat bingung kader-kader yang akan maju Pilkada nanti. Mari Kita Libas..!!,” ungkap Tommy lewat akun twitter-nya, @HutomoMP_9.
“ARB dan AL hanya memikirkan urusan mereka sendiri, mereka tidak memikirkan nasib kader daerah yang bingung menghadapi kepastian Pilkada,” tambah putra Presiden kedua RI, Soeharto tersebut..
Tommy menambahkan, keengganan kubu Agung dan Ical untuk “islah”, lantaran keduanya keukeuh mempertahankan kepentingannya masing-masing.
“Tidak ada perseteruan jika tak ada kepentingan. Golkar pecah dua kubu karena masing-masing ada kepentingan mendesak. Pajak, jabatan dan Bencana,” lanjut Tommy. (dik)

