Kelompok Sakit Hati Demokrat Ancam ‘Geruduk’ Lokasi Kongres
BeritaPrima, Surabaya - Puluhan orang menggunakan seragam Partai Demokrat yang menamakan diri Kaukus Penyelamat Partai Demokrat mengancam akan menyerbu lokasi Kongres di Hotel Shangri-La, Surabaya. Mereka merupakan gabungan dari sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat se-Indonesia yang dipecat sebelum Kongres.
Sekretaris Kaukus Penyelamat Partai Demokrat M Ikhsan mengatakan, ada 161 DPC Partai Demokrat se-Indonesia yang akan mendatangi lokasi kongres. “Mereka ini yang di-Plt oleh Ketua Harian Syarief Hasan. Kami menuntut hak kami dalam forum tertinggi partai,” ujar Ikhsan yang juga Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPD Partai Demokrat Jawa Tengah di Surabaya, MInggu (10/5/2015) malam.
Oleh karena itu, kata Ikhsan, jika permintaan pemulihan hak para Ketua DPC se-Indonesia ini tidak dipenuhi maka Kaukus Penyelamat Partai Demokrat akan mengancam mendatangi lokasi kongres. “Besok, kami akan mendatangi lokasi itu untuk meminta hak-hak kami dipulihkan,” ujarnya.
Di tempat yang sama Basuki, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk yang tergabung dalam Kaukus tersebut mengatakan, langkah yang dilakukan oleh Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hasan telah membahayakan Partai Demokrat. Sampai saat ini, katanya, ia merasa belum pernah menerima selembar surat dari DPP terkait Plt itu.
“Kami tidak tahu menahu sama sekali sampai ada surat tersebut. Sampai saat ini kami belum pernah terima dari DPP. Pemahaman saya dalam setiap pemberhentian ada tahapan-tahapan. Minimal ada peringatan atau yang lain. Tidak seperti ini berdasarkan suka atau tidak suka,” jelasnya.
Jika Susilo Bambang Yudhoyono lebih menyayangi Syarief Hasan, maka yang dikorbankan adalah kader-kader Partai Demokrat. “Syarief Hasan bukan siapa-siapa. Gerakan ini kami justru cinta kepada SBY,” pungkasnya.
Kongres Partai Demokrat akan dihelat di Hotel Shangri-La, Jalan Mayjend Sungkono pada 11-13 Mei, besok. Dalam kongres itu, akan memilih ketua umum. Setidaknya, ada 586 suara yang akan menentukan ketua umum Partai Demokrat ke depan. (dik)

