Ditemui di tengah kesibukannya, Pardianto, pria yang mengaku sebagai pemilik yayasan membenarkan peristiwa itu. Ia pun mengakui, jika baby sitter yang ada di video itu adalah salah satu pekerjaanya.
“Saya kaget dan sama sekali tidak menyangka dia begitu. Ia benar, saya sudah tahu informasinya. Saya sudah dihubungi oleh yang bersangkutan (Ibu Nely). Nah, si Muthia (pelaku) sudah saya pulangkan ke Lampung,” kata Pardianto, Sabtu 28 Mei 2016.
Selama yayasannya berdiri sejak Tahun 1995, Pardianto, mengaku baru kali ini terjadi masalah dengan asisten rumah tangga yang dikirimkannya.
“Awalnya saya mengira masalah tidak separah itu. Sebab, Bu Nely hanya bilang anak itu (Muthia) bermasalah, dan tolong dicari penggantinya. Saat itu juga saya ganti tepatnya hari Jumat kemarin. Nah saya kaget setelah video itu disebar ke media sosial, saya sama sekali tidak menyangka jika dia sebegitunya memperlakukan anak. Benar-benar keterlaluan,” katanya.
Pardianto menegaskan, pihaknya cukup selektif dalam mempekerjakan seseorang ke seorang majikan yang membutuhkan jasanya.
“Kali ini saya benar-benar kecolongan. Selama ini tidak pernah. Karena pembantu maupun baby sitter yang kita salurkan adalah dari orang yang dikenal sehingga kita tahu latar belakangnya selain itu ijazahnya juga kita tahan. Ini musibah buat saya, ke depan saya akan lebih ketat lagi,” ujar dia. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta