BeritaPrima.com, Jakarta – Belakangan ini nomor telepon dari operator Indosat Ooredoo kerap mengalami masalah. Hal ini terutama terjadi setelah Indosat berubah menjadi Indosat Ooredoo.
Salah satu pelanggan yang kerap menghadapi masalah adalah salah satu pimpinan kelompok media dibawah Gresscomm (BeritaPrima Group), Syarofuddin. Pria yang mengaku sudah menjadi pelanggan setiap Indosat 10 tahun lebih ini mengaku sering mengalami masalah dalam setahun terakhir.
“Bertahun-tahun saya menggunakan Indosat tidak pernah mengalami maslaah serius. Kalaupun ada paling cuma kendala sinyal di lokasi tertentu. Tetapi sekarang, terutama sejak menjadi Ooredoo, saya mengalami berbagai masalah, mulai dari yang ringan sampai yang cukup serius,” terang lelaki yang akrab disapa Rovy ini.
Masalah serius pertama dialami sekitar awal tahun 2016 lalu. Saat itu Rovy mengaku mendapat telepon dari seseorang yang mengaku petugas dari Indosat. Sang penelepon mengabarkan bahwa Rovy mendapat hadiah tunai dalam rangka ultah Indosat.
“Saya semula tidak menanggapi karena banyak penipu yang menjanjikan hadiah. Tetapi begitu dia mengetahui semua data saya, mulai tanggal lahir, alamat, dan bahkan jumlah sisa pulsa handphone yang saya pakai, saya sempat percaya. Tetapi saya tidak langsung memenuhi arahannya demi keamanan, sehingga untuk memastikan hal itu saya menelepon ke customer service Indosat,” jelas pengguna nomor Indosat 085888807xxx ini.
Meskipun Rovy mengaku tidak sampai tertipu karena kehati-hatiannya, namun dia sangat menyayangkan bagaimana mungkin data pribadi pelanggan yang sangat privacy bisa dibocorkan atau dibobol orang tidak bertanggung jawab. “Saya waktu itu sempat protes keras ke Indosat, bahkan mengancam untuk menulisnya di media massa, terlebih layanan dari customer service waktu itu juga mengecewakan. Namun saya mengurungkan niat, karena saat itu memang sangat sibuk,” terangnya.
Tetapi masalah yang terjadi pada Indosat Ooredoo ternyata tidak berhenti disitu. Kebetulan Rovy merupakan pengguna aktif internet untuk pekerjaannya. Dan dia menggunakan nomor Indosatnya untuk kebutuhan tersebut karena dia memang mobile.
Yang mengesalkan, kata Rovy, belakangan internet Indosat sangat sering mengalami gangguan, terutama pada tengah malam hingga pagi hari. “Dalam sebulan terakhir saja sudah beberapa kali saya tidak bisa kerja gara-gara internet mati. Alasannya selalu maintenance sampai jam 5 pagi. Padahal kerja saya kan malam hari, dan dulu tidak pernah ada masalah seperti ini,” tuturnya.
Masalah terbaru yang diaami Rovy adalah soal penambahan extra kuota internet. “Bayangkan, untuk menambah kuota internet saja tidak bisa dilakukan. Sudah tiga kali dalam tiga hari ini saya komplain ke customer service. Jawabannya sama. Katanya sudah dibuatkan laporan ke pimpinan dan akan diprioritaskan untuk bisa diatasi. Tapi, nyatanya sampai detik ini belum bisa juga,” ujarnya.
Sesuai dengan jam kerja Rovy yang lebih banyak malam hari, dia lebih sering menambah extra kuota malam hari, meskipun juga banyak mengguakan paket 24 jam. “Dan sekarang sudah hampir seminggu saya tidak bisa menambah extra kuota. Saya benar-benar prihatin dengan Indosat yang dulu begitu membanggakan ternyata sekarang jadi amburadul seperti ini,” katanya.
Bila kondisi tidak profesional seperti ini terus terjadi, Pemred SyariahCenter.com ini yakin para pelanggan akan meninggalkan Indosat. “Semoga hal ini jadi perhatian pimpinan Indosat,” pungkasnya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta