BeritaPrima.com - Senat Brasil mulai membuka sidang pemakzulan Presiden Dilma Roussef pada Kamis, 25 Agustus 2016. Sidang akan mendengarkan keterangan para saksi baik yang mendukung atau memberatkan Roussef.
|
Berita Terkait
|
Presiden perempuan pertama Brasil itu dituduh telah melanggar undang-undang terkait anggaran negara. Dia akan berhadapan dengan 81 orang senator pada Senin mendatang untuk mempertahankan dirinya dari tuduhan yang dapat berujung pada pemakzulannya. Namun, Senat Brasil optimis dapat mengumpulkan 54 suara yang dibutuhkan untuk mendakwa Roussef.
“Setiap orang harus memberikan suara sebagai individu, tidak menurut keputusan partai,” kata Ketua Mahkamah Agung Brasil Ricardo Lewandowski sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (25/8/2016).
Keputusan akhir sidang ini diperkirakan akan diumumkan pada Selasa malam atau Rabu dini hari pekan depan. Jika diputuskan bersalah, maka Roussef akan secara resmi digantikan oleh wakilnya yang kini menduduki posisi Presiden Interim Brasil Michel Temer.
Jajak pendapat yang dipublikasikan oleh media Brasil O Globo menunjukkan 51 senator berkeinginan untuk melengserkan Roussef dan hanya 19 senator yang mendukungnya, sementara 11 lainnya masih belum memutuskan. Orang dekat Temer mengatakan mereka memperkirakan sedikitnya 60 senator akan memberikan suara melawan Roussef. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta