Sabtu , 17 September 2016
bu-eni

Tangis Pemilik Warung Nasi Dan Label Kota Teraman Buat Serang

BeritaPrima.com, Serang - Nama Kota Serang, Banten, kembali mencuat setelah kisah pemilik warung makan, Saeni, yang menangis ketika dagangannya disita aparat Satuan Polisi Pamongpraja Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada Rabu (8/6/2016) lalu, menjadi viral di media-media sosial.

Betapa tidak viral, Saeni menangis sambil memohon kepada aparat agar dagangannya tidak diangkut. Namun tangisan Saeni tak dihiraukan, aparat tetap mengangkut barang dagangannya.

Kepala Satpol PP Maman Lutfi mengatakan, warung tersebut kena razia karena buka siang hari dan melayani warga yang tidak puasa.

“(Razia) warung nasi dan restoran di Kota Serang yang buka, memberi makan pada orang yang tidak puasa,” kata Maman.

Sebelumnya, Kota Serang menjadi perbincangan khalayak saat dinobatkan sebagai “Kota Islami paling Aman di Indonesia” oleh Maarif Institute pada 17 Mei 2016 silam.

Berdasarkan penelitian Indeks Kota Islami (IKI), Kota Serang, Banten, memiliki skor tertinggi 82,5 untuk variabel Aman.

Serang mengalahkan kota-kota lainnya yakni Bengkulu, Yogyakarta, dan Bandung dengan skor 77,5. Sementara Padang Panjang, Banjarmasin, dan Ambon mengekori dengan nilai masing-masing 72,5.

Kota Serang dinilai aman karena memiliki indikator kebebasan beragama dan keyakinan, perlindungan hukum, kepemimpinan, pemenuhan hak politik perempuan, hak anak dan difabel.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *