BeritaPrima.com, Trenggalek - Anggota Polres Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Brigadir Dedi mahendra Sukma, menerapkan sanksi unik kepada para pengendara kendaraan bermotor roda dua, khususnya pelajar, yang tidak tertib lalu lintas dengan cara menghukum para pelanggar dengan membaca surat yasin dan surat-surat pendek.
Dedi mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu dari kampanye berkendara secara safety dan sesuai aturan. Hukuman ini ia diberikan agar pengendara semakin sadar terhadap keselamatan di jalan raya.
Menurut Dedi, hukuman membaca surat yasin dan surat-surat pendek ini relevan diterapkan di wilayahnya karena mayoritas beragama Islam. Hukuman ini juga dianggap sebagai hukuman yang mendidik dan memberi wawasan keagamaan.
Selama ini, Dedi memang kerap melakukan berbagai hal unik dalam mengkampanyekan keselamatan di jalan raya. Sebelum hukuman baca yasin ini, Dedi juga menghukum pelajar yang tidak tertib berlalu lintas dengan memberikan hukuman berupa sikap hormat kepada yang tertib berlalu lintas.
“Kalau tidak fasih dalam membaca, saya suruh mengulang lagi,” kata Dedi, Kamis (11/8/2016).
Dedi menambahkan, pelajar dan remaja saat ini banyak yang tidak mempedulikan tata tertib dan keselamatan dalam berkendara. Padahal sebenarnya pelajar dan remaja ini tidak sadar sikap tersebut membahayakan dirinya dan orang lain.
“Saya prihatin dengan remaja saat ini yang menggunakan kendaraan bermotor lebih mementingkan life style atau tren, bukan pada pemanfaatan transportasi. Faktor kematangan psikologis sangat penting dalam mempengaruhi etika remaja berkendara,” ujar dia. (bar)
BeritaPrima.com Bicara Fakta