Alasannya, untuk melaksanakan tugasnya, selama ini wakil rakyat di Jombang menggunakan kendaraan pribadi.
Mobdin yang ada, sambung politisi PDIP ini, saat ini sangat terbatas, sehingga tidak mencukupi untuk seluruh anggota DPRD yang berjumlah 50 orang.
Usulan mobdin, imbuhnya, sudah diajukan oleh DPRD pada 2015 dan telah masuk pada RAPBD tahun 2016.
Namun tanpa sepengetahuan Dewan, pada APBD 2016 ternyata anggaran mobidn tersebut tidak masuk. Kondisi ini sempat memantik friksi DPRD dengan eksekutif.
Sebab alasan pencoretannya tidak jelas, DPRD hanya memperoleh informasi penganggaran dicoret oleh gubernur Jawa Timur. Sehingga pengadaan mobdin secara bertahap Rp 4,2 miliar kini masih diperjuangkan oleh DPRD. (feb)
Halaman 1 2
BeritaPrima.com Bicara Fakta