BeritaPrima.com, Tangsel - Puluhan warga kompleks BPKB, Jalan Ir H Juanda, RT 05 RW 01, Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) bersitengan dengan sejumlah orang yang diduga preman. Kericuhanlantaran perusahaan property PT Laguna Alamabadi berniat menutup satu-satunya akses masuk ke kompleks tersebut.
Juru bicara warga, Yura Pratama menegaskan jika seluruh masyarakat yang berada di RT 05 menentang keinginan pihak perusahaan pengembang yang secara sepihak berupaya menutup jalan masuk kompleks. Bahkan penutupan itu nantinya akan dilakukan hingga tepat ke depan rumah warga.
“Bayangkan mereka mau menutup jalan masuk ke komplek, bahkan hingga tepat ke depan rumah warga, terus masyarakat mau lewat mana,” ujar Yura.
Pantauan di lokasi, tampak pihak perusahaan yang dikawal oleh sejumlah pria terlibat perdebatan serius dengan perwakilan warga RT 05 yang dihuni sekira 40 kepala keluarga itu.
“Kalau jalan kita sampai diacak-acak, mending kita perang sekalian,” ancam ibu Nirwani warga lainnya.
Petugas kepolisian, Satpol PP dan TNI yang bersiaga di lokasi kemudian memediasi kedua belah pihak meskipun tak ada kata kesepakatan yang dihasilkan.
Sementara pihak perusahaan PT. Laguna Alamabadi yang diwakili oleh Tahir bersikukuh bahwa jalan dan beberapa area tersebut sudah dibeli dengan bukti akta jual beli yang telah dimiliki perusahaan.
“Proses penutupan tetap berjalan hari ini, enggak ada masalah. Surat menyuratnya kita lengkap,” tandasnya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta