Ahok: Saya Dari Kecil Sering Dengar Kaset Pengajian

PAGELARAN SENI BUDAYA BETAWI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: BeritaPrima/dok)

BeritaPrima, Jakarta - Gubernur DKI enggan mengomentari perihal imbauan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar pengelola masjid di Indonesia tidak lagi memutar kaset pengajian. Meski demikian, Basuki mengaku sudah kerap mendengar kaset pengajian sejak kecil saat masih menetap di kampung halamannya, di Belitung Timur.

Bahkan, ia mengaku tidak terganggu dengan alunan pengajian tersebut. “Saya dari kecil sudah sering dengar (kaset pengajian), kan dari kecil tinggal di kota yang 93 persen warganya Muslim. Nikmati saja ya, saya sih dengerin syairnya,” kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Selasa (9/6/2015).

Sebelumnya, alasan Kalla meminta pengelola masjid berhenti memutar kaset pengajian, karena kebiasaan ini tidak membuahkan pahala bagi pemutarnya, tetapi justru menganggu warga sekitar.

Bahkan, Kalla menyebut pengajian melalui kaset dapat menimbulkan polusi suara. Saat menghadiri pembukaan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Tegal, Jawa Tengah, Senin (8/6/2015) kemarin, Kalla juga mengimbau agar pengeras suara masjid tidak saling melampaui antara masjid satu dengan masjid lainnya.

Jika jarak satu masjid dengan masjid lainnya 500 meter, Kalla berharap pengeras suara masing-masing masjid disetel untuk melampaui jarak 250 meter.

“Tidak perlu dimaksimumkan, empat masjid seolah ‘berkelahi’. Kita bikin aturan suara tidak boleh saling melampaui. Kalau masjid jaraknya 500 meter, hanya boleh dipasang untuk 250 meter,” ujar Kalla. (feb)

(Visited 4 times, 1 visits today)
Kategori: Metro, NewsMaker

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*