BeritaPrima.com, Colorado – Seorang anak laki-laki berusia dua tahun di Colorado, Amerika Serikat, dipukul secara brutal dan diancam mau dibunuh oleh ibu kandungnya gara-gara tanpa sengaja menghilangkan charger ponsel (HP) sang ibu.
Kejadian ini terekam sebuah kamera dan merebak dengan cepat di dunia maya. Terlihat dalam video, si ibu hilang kesabaran dan memaki anaknya. Dengan bentakan keras, dia menyuruh putranya mencari alat pengisi baterai ponsel itu sampai ketemu, kalau tidak dia akan membunuhnya.
Dimarahi ibunya, si bocah terus menangis dengan keras. Akan tetapi, ibunya tetap mencaci dia. Bahkan melempari dia dengan suatu benda untuk menyuruhnya diam.
Alhasil, polisi Lochbuie di Colorado menanggapi laporan kekerasan terhadap anak tersebut dengan menangkap pelaku, Kristina Flores Kennedy (27) pada Rabu 18 Mei 2016, di kediamannya sekira pukul 21.34.
Pelaku telah dikenai denda sebesar USD3.000 atau Rp40 juta. Sementara anaknya telah diungsikan dari rumahnya dan berada dalam kondisi aman.
“Saya gelap mata dan saya tahu saya salah. Saya akan bertanggung jawab, (apalagi) saya sudah melempari dia. Putra saya menghilangkan charger HP saya dan dia kemudian menemukannya. Sebelumnya, lembaga sosial juga sudah pernah terlibat dalam masalah ini,” aku Kennedy, seperti disunting dari Denver Channel, Sabtu (21/5/2016).
Selain Kennedy, orang yang merekam adegan kekerasan terhadap anak dalam video tersebut juga ditangkap, karena dianggap membiarkan kejahatan. Kepada awak media, perekam video tersebut berujar tidak berani melaporkan karena takut dibawa-bawa dalam kasus ini. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta