Depok Masih Rawan Begal
BeritaPrima,Jakarta – Kota Depok saat ini tengah rawan aksi pembegalan. Dalam satu bulan terakhir, setidaknya ada 2 korban terbunuh dalam aksi pembegalan yang terjadi di Depok. Pembegalan ini dilakukan dengan cara berkomplot dan bersenjata tajam yang mengincar pengguna motor yang sendiri, sehingga korban pun sulit menghindar.
Kejadian pertama terjadi pada Jumat dinihari (09/01/2015) yang menimpa seorang pekerja dari Tasikmalaya. Korban mengalami 3 luka tusukan di perut. korban yang bernama Syarif Hidayatulloh ini mngendari sepeda motor Suzuki Satria-nya pada pukul 01.30 pagi. Aksi ini terjadi di Jalan Juanda arah Jalan Raya Bogor.
Korban meninggal kedua terjadi sekitar dua minggu kemudian tepatnya pada Minggu dinihari (25/01/2015). Sama seperti korban pertama, motornya dirampas dan nyawanya hilang. yang lebih memilukan adalah korban ini tidak membawa pengenal sehingga tidak diketahui identitasnya.
Berdasarkan pernyataan para saksi, dua kejadian tersebut motifnya mirip. Kedua korban melakukan perlawanan sehingga para komplotan begal tidak segan-segan melukai korbannya. Sehingga dengan kondisi seperti itu, pihak kepolisian Kota Depok menyarankan apabila suatu waktu bertemu dengan komplotan ini lebih baik berikan motornya saja, daripada nyawa juga menghilang.
Berdasarkan pantauan BeritaPrima di media sosial pada hari ini, banyak pengguna media sosial yang memberikan kesaksian bahwa mereka masih melihat aksi pembegalan akhir-akhir ini. Seperti yang diposting oleh Ihsan Muhtar di akun Facebooknya kemarin, “Ya Allah orang dibegal depan komok gue pisan ini!!! Mana di bacok pake celurit lagi ampun dah depok.
Terhadap kejadian-kejadian ini, diharapkan pemerintah Kota Depok dan Polresto Kota Depok bisa bahu-membahu menuntaskan permasalahan ini. Sudah ada nyawa korban yang melayang. Jangan sampai situasi seperti ini mematikan aktivitas warganya karena ketakutan.
(Muhammad Robbani)


