Dukungan Terus Mengalir, Ahok Ngaku Tersanjung

Aksi pendukung Ahok di Bundaran HI Jakarta. (Foto: BeritaPrima/ist)
BeritaPrima, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, merasa tersanjung mendapat banyak dukungan dari masyarakat pasca melaporkan dugaan percobaan penggelembungan dana pada APBD DKI tahun 2012-2015 ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Menurut Ahok, dukungan itu lebih dari sekadar dukungan terhadap tindakannya untuk membasmi mafia anggaran yang disebutnya telah lama beroperasi di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.
“Orang Jakarta banyak yang sadar bahwa e-budgeting telah mampu mengontrol permainan anggaran titipan yang telah banyak terjadi seperti ini,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 2 Maret 2015.
Ahok menginginkan agar Presiden Joko Widodo menerapkan juga sistem e-budgeting untuk kegiatan penganggaran di seluruh daerah di Indonesia.
Dengan diterapkannya sistem itu, menurutnya, tidak akan ada lagi mafia anggaran yang beraksi untuk merampas uang APBD yang didapat dari rakyat.
“Dengan sistem itu nggak bisa lagi oknum DPRD main ketik-ketik masukin anggarannya sendiri,” ujar Ahok.
Dukungan terhadap Ahok mengalir deras baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Ada beberapa hastag yang dipakai masyarakat dalam memberikan dukungan pada Ahok, di antaranya #GueAhok dan #SaveAhok.
Kedua hastag itu kini di dunia maya seperti, Twitter, sudah mengalahkan jumlah pendukung hastag #SaveKPK.
(dik)



