Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Rabu , 8 Juni 2016
antariksa

Eksperimen Siswa Indonesia Di Antariksa Akhirnya Kembali Ke Bumi

BeritaPrima.com, Jakarta – Eksperimen siswa Indonesia di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) sudah kembali ke Bumi. Setelah hampir dua bulan, eksperimen padi dan ragi siswa Indonesia mendarat di Samudera Pasifik, 420 kilometer barat Long Beach, Baja California, Amerika Serikat, 11 Mei 2016 waktu setempat, dengan menumpang kargo antariksa, Dragon milik SpaceX.

Sebelumnya, eksperimen dua tim siswa Indonesia itu meluncur dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada 22 Maret 2016, dengan menumpang kargo Cygnus ATK pada roket Altas 5. Tiga hari kemudian yaitu pada Sabtu petang, 26 Maret 2016.

Dua tim yang dimaksud yaitu tim siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Del di Laguboti, Sumatera Utara atau tim Ragi. Mereka akan mempelajari pertumbuhan ragi di luar angkasa. Penelitian ini akan berujung pada bagaimana mengembangkan tempe di luar angkasa.

Kemudian, eksperimen kedua dilakukan tim Padi, yang akan mempelajari pertumbuhan padi di luar angkasa. Tim Padi terdiri atas tim siswa gabungan beberapa SMA di Jakarta, Bandung (Jawa Barat), dan Jayapura (Papua).

Selama eksperimen berada di ISS, tim Padi dan tim Ragi siswa Indonesia sejak awal diskemakan bisa memantau perkembangan riset melalui foto kamera pada microlab mereka.

Kini, kedua tim siswa itu masih menanti pengiriman microlab eksperimen mereka yang sudah sampai di Amerika Serikat. Begitu microlab sampai di Tanah Air, kedua tim akan melangsungkan analisis karya mereka setelah berada di ISS tersebut. Diperkirakan, jika microlab sudah sampai, hasil eksperimen bisa didapatkan kurang lebih dua pekan.

Peneliti Indonesia Space Research Group, Joko W Saputro, yang merupakan inisiator eksperimen siswa di antariksa itu mengatakan, saat ini tim sedang menyiapkan analisis data dan foto yang didapatkan selama eksperimen berada di ISS.

“Mereka menganalisis data dan foto yang direkam di ISS,” kata pria yang akrab disapa Prof Sap tersebut, Kamis 2 Juni 2016.

Namun demikian, ternyata hanya tim Padi yang sudah menyiapkan analisis data dari ISS tersebut.

Dihubungi terpisah, pembimbing Tim Padi, Bennett Jonathan Krisno, membenarkan tim siswanya sedang menyiapkan analisis. Dia mengaku tim butuh waktu untuk menjalankan analisis tersebut.

“Sampai saat ini riset kami yang dari luar angkasa sudah dibalikkan ke Bumi. Dan kami baru saja akan memulai analisis riset karena membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data-data dari eksperimen,” ujar Bennett.

Sementara itu, tim ragi, mengaku belum bisa melakukan analisis. Sebab, mereka membutuhkan banyak data dan foto dari eksperimen mereka, berbeda dari tim Padi.

Selanjutnya >>

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *