Ketika Menteri Susi Rindu Jadi Ibu Rumah Tangga
BeritaPrima, Jakarta -Wanita memang punya kodrat tersendiri. Apapun jabatan dan posisinya, wanita tetaplah wanita yang memang dilahirkan ke dunia untuk menjadi ibu bagi anak-anaknya dan istri bagi sang suami.
Tak heran bila Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang kini super sibuk sejak menjadi menteri juga rindu untuk kembali menjadi ibu rumah tangga. Apalagi ketika menghadapi tekanan-tekanan dari berbagai kalangan akibat kebijakan-kebijakannya yang memang terbilang cukup tegas.
“Capek saya didemo dan ditekan. Kadang-kadang ingin jadi ibu saja. Jadi ibu yang enggak urusin pekerjaan. ditanyain wartawan, terus saja diikutin,” ujar Susi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Namun, Susi tetap yakin bahwa kebijakan-kebijakan yang telah dibuatnya akan berdampak positif bagi kedaulatan kekayaan laut Indonesia. Bahkan dia meyakini, kebijakan yang elah dibuatnya telah mempengaruhi pasar hasil laut dunia.
“Banyak yang tidak setuju dengan kebijakan saya. Indonesia harusnya bersyukur kita mempengaruhi pasar seafood dunia. General Santos (tempat pelelangan ikan di Filipina) close, short cla thailand juga close sehingga terbuka dunia bagi produk-produk Indonesia,” tuturnya.
Bahkan, menurut dia saat ini sudah mulai banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di bidang kelautan Indonesia. “Sekarang orang Jepang dan investor lain sudah banyak yang mau ketemu kita. Dulu mereka beli dari Thailand dan Filipina. Sekarang tidak ada lagi mereka beli ke kita,” pungkasnya. (Audrey Andreana)


