Penyerapan gabah petani harus dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP)
BeritaPrima, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, meminta Perum Bulog agar segera menyerap gabah petani. Hal ini ditujukan agar para petani terus melakukan produksi dan tidak ada lagi impor beras yang dilakukan. Penyerapan gabah petani harus dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan. Penetapan harga tersebut sebesar Rp3.700 per kilogram (kg).
“Dengan Bulog menyerap cepat gabah petani, maka petani dapat kembali melakukan penanaman dengan cepat karena telah memperoleh modal dari hasil penjualannya yang tinggi (sesuai HPP),” kata dia pada Sabtu (25/4/2015).
Andi Amran juga berharap bahwa agar Bulog daapt bergerak cepat menyerap gabah petani sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan hingga ke petani tingkat kecil.
“Kami harapkan Bulog bergerak cepat menyerap gabah petani sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan sampai pada tingkat petani dan penggilingan kecil,”tuturnya.
Ia juga akan mengecek harga gabah di Sulawesi Selatan, Maluku, dan Maluku Utara. Baginya, hal terebut bertujuan untuk memperoleh langsung harga pembelian gabah petani.
“Pengecekan harga gabah akan dilanjutkan di Sulawesi Selatan, Maluku dan Maluku Utara. Hal ini dilakukan guna memperoleh langsung harga pembelian gabah petani secara nasional di tingkat petani dan penggilingan kecil,” tambah dia.
(Agil Kurniadi)



kami bangsa inisoenda butuh pemimpin negara seperti anda pak .makmurkanlah rakyat inisoenda dari segala kekuarangan biaya kesehatan, biaya pendidikan dan biaya laen-laen yang meyangkut kesejahteraan dan kecerdasan bangsa