Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Jumat , 19 Agustus 2016
hamil-4

Genjot Angka Kelahiran, Jepang Sediakan 1 Juta Dolar AS Untuk Bayar Donor Sel telur

BeritaPrima.com - Tim dokter yang diminta meningkatkan angka kesuburan inovatif di Jepang mengatakan, telah tersedia anggara senilai USD 1 juta untuk membayar perempuan supaya bersedia membekukan sel telur mereka. Sel telur itu dapat diaktifkan sewaktu-waktu di kemudian hari. Iwaho Kikuchi, salah satu anggota tim menyebutkan, hal ini bisa menyelamatkan regenerasi Jepang untuk beberapa puluh tahun lamanya.

Demi meningkatkan angka kelahiran ini, Urayasu, sebuah daerah di Jepang akan menjadi wilayah pertama yang menggunakan anggaran daerah untuk menutupi 80 persen dari biaya pembekuan sel telur itu.

Bagi rumah sakit Juntendo Universitas Urayasu, perempuan lokal berusia di kisaran 25 hingga 34 tahun akan mencoba menggunakan metode ini.

“Pembekuan sel telur ini menjadi pilihan mereka hingga usianya mencapai 45 tahun,” ucap Kikuchi, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (15/7).

Untuk mengikuti metode ini, para wanita hanya perlu membayar 100 ribu Yen (setara Rp 1,2 juta) untuk pendaftaran prosedur tersebut. Biasanya, rumah sakit akan mengambil biaya sebesar 500 hingga 600 ribu Yen.

“Idenya adalah untuk menjaga sel telur bisa digunakan kala si wanita sudah berumur, dan semoga hal ini bisa meningkatkan kehamilan bagi perempuan di kelompok usia yang lebih tua,” ujar Kikuchi.

Angka kelahiran di Jepang sangat rendah, saat ini seorang perempuan hanya memiliki satu anak di wilayah tersebut. Menurut data sensus tahun lalu, setidaknya ada 128.100.000 penduduk Jepang berusia di atas 64 tahun. Sedangkan jumlah anak di bawah 15 tahun sangat rendah.

Jika dihitung dengan gaya hidup saat ini, populasi keseluruhan akan turun menjadi 86 juta pada 2060 dengan proporsi orang yang berusi 65 tahun mencapai 40 persen dari total penduduk. (aud)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *