BeritaPrima.com – Petugas kepolisian Prancis telah menahan setidaknya 20 orang selama proses penggerebekan anti-teror di dua tempat di Paris.
|
Berita Terkait
|
Operasi darurat di area Argenteuil, utara Ibu Kota Prancis, dipicu oleh kecerdasan manusia yang mengindikasikan kekhawatiran petugas.
Polisi anti teror mulai melakukan penggerebekan di lokasi kejadian pada tengah hari pukul 11:00 waktu setempat.
Selain itu, penggerebekan meluas hingga ke sekitar mesjid Assalam dekat markas Dassault Aviation, produsen pesawat terbang militer dan bisnis. Demikian sebagaimana dilansir Express, Kamis (21/7/2016).
Pejabat pengadilan mengatakan operasi ini tidak secara langsung berkaitan dengan serangan truk maut pada acara Bastille Day pekan lalu di Nice, Prancis.
Serangan teror pada pekan lalu diketahui telah mengakibatkan 84 orang meninggal dunia setelah pengungsi asal Afganistan berusia 17 tahun menabrakkan sebuah truk besar ke arah kerumunan ramai.
Sementara itu, petugas kepolisian Paris juga tidak mengungkapkan jika penggerebekan hari ini terkait dengan serangan di Paris pada November tahun lalu. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta