Ini Percakapan Driver GoJek Yang Diduga Provokasi Demo Sopir Taksi
BeritaPrima.com, Jakarta - Kepala Unit Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Eko Barmula menjelaskan penangkapan driver Go-Jek berinisial YS (23) berkat pengembangan terhadap 18 driver ojek online lainnya.
“Setelah kita kembangkan dari 18 pengemudi itu, semua mengarahkan ke YS. Akhirnya kami menangkap pelaku di rumahnya,” ucap Eko kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (24/3/2016).
Eko melanjutkan, pihaknya mengamankan barang bukti satu unit handphone merek Samsung J7 warna putih dan satu unit handphone merek ZTE warna hitam yang isinya terdapat pesan singkat yang mengajak rekan-rekan pengemudi untuk melakukan anarkis dalam demo sopir taksi dengan menyuruh membawa senjata tajam.
“Kami juga menemukan pesan suara pelaku dan ia mengakui itu suaranya isi mengajak. Dimana digroup whatsapp bernama ‘Go-Jek Jakarta Bersatu’ itu ada 18 orang yang bergabung dan diamankan menjadi saksi,” ujarnya.
Selanjutnya pihak kepolisian akan terus mengembangkan kasus demo sopir taksi anarkis yang dilakukan oleh driver Go-Jek.
“Mereka terprovokasi oleh media sosial itu, namun masih ada yang melarangnya untuk tidak membawa sajam,” katanya.
Berikut pesan Go-Jek Jakarta Bersatu yang diduga provokatif :
‘YS : Otw. Polsek Kemayoran dkt mn nya bang. Kita sweeping lagi aja yuk. Bawa parang sekalian.
‘Wow : Kacau hari ini.
‘Maulana : Jangan bawa parang/senjata tajam bang, entar kena pasal.
Agung Goenaw : Sabar kawan, kita tidak boleh anarkis. (feb)









