BeritaPrima.com, Surabaya - Jalur masuk Program Kemitraan dan Mandiri (PKM) ITS, hari ini (19/7/2016) diumumkan hasilnya. Dari total 6.361 pendaftar pada 2 Juni - 16 Juli 2016, hanya 1.284 yang diterima untuk bisa melanjutkan studi di ITS.
“PKM terbagi menjadi dua jalur, yaitu melalui kemitraan dan melalui mandiri. Rinciannya, pendaftar kemitraan sebanyak 489 dan diterima sebanyak 433, sedangkan pendaftar mandiri sebanyak 5.872 dan diterima sebanyak 14,5 persen yaitu 851 mahasiswa baru,” rinci Siti Machmudah, Sekretaris LP2KHA (Lembaga engembangan Pendidikan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni), Selasa (19/7/2016).
Sementara jurusan dengan ketetatan tertinggi adalah Perencanaan Wilayah dan Kota yaitu hanya 2 persen pendaftar yang diterima. Dari 1.110 pendaftar hanya 30 orang yang diterima.
“Keketatan tertinggi kedua adalah Teknik Industri yaitu sebesar 4 persen, dari 1.271 pendaftar hanya 60 yang diterima,” lanjutnya.
Jalur kemitraan ITS berbeda dengan jalur mandiri biasa meski pendaftarannya dijadikan dalam satu program gabungan.
“Untuk bisa masuk lewat jalur kemitraan, harus ada MoU antara perusahaan mitra dengan ITS. Sehingga orangtua yang bekerja di perusahaan yang punya kerjasama itulah yang bisa mendaftarkan anaknya lewat jalur kemitraan,” jelas Rektor ITS, Prof Joni Hermana.
Perbedaan lainnya adalah SPI untuk jalur kemitraan adalah minimal Rp 50 juta sesuai perjanjian kerjasama antara perusahaan bersangkutan dan ITS.
Pendaftar yang lolos harus melaksanakan daftar ulang pada 21-25 Juli 2016 dengab persyaratan yang tidak jauh berbeda dari jalur biasanya.
“Mereka terlebuh dahulu harus mengisi data via online, bedanya bukan untuk penentuan UKT karena UKT mereka sudah pasti Rp 7,5 juta,” tutupnya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta