Ketika melawan tentara pemberontak, pendukung Erdogan turun ke jalan sambil membawa bendera Turki. Mereka nekat menghadang dan menaiki tank-tank yang dipakai pasukan pemberontak. Selain itu mereka juga memarkir mobil di depan kendaraan tempur dan tidur-tiduran di depannya.
Dalam sebuah rekaman video kelompok pendukung Presiden Erdogan, tampak mereka secara berani menarik keluar tentara dari tanknya dan membanting mereka ke tanah. Dalam rekaman lainnya terlihat pendukung Erdogan bernyanyi dan meneriakkan yel-yel di depan tentara pemberontak.
Warga lainnya ada yang berdiri tepat di depan tank‑tank itu agar tidak bisa bergerak maju. Massa pengunjuk rasa juga terlihat berbaris dan bergandengan sambil bernyanyi, “Kami bahu‑membahu melawan kudeta.” Seorang pria terlihat berbaring di depan tank dan kemudian ditangkap ketika mencoba mengempaskan seorang prajurit dari dalam tank. Ada juga warga yang hanya berkumpul di pinggir jalan sambil mengibarkan bendera Turki.
Pimpinan Kudeta
Pemberontakan tersebut dipimpin oleh Kolonel Muharrem Kose yang baru saja dipecat dari posisinya sebagai pejabat Departemen Penasihat Hukum Militer karena menjalin hubungan dengan Fethullah Gulen. Kose dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan pendukung Erdogan. Laporan lain menyebut Kose tewas dikeroyok pendukung Erdogan.
BeritaPrima.com Bicara Fakta