BeritaPrima.com, Ankara - Seantero negeri Turki mendadak mencekam, Jumat (15/7) malam waktu setempat. Itu terjadi ketika sekelompok personel militer negeri itu melakukan upaya kudeta dengan cara memblokir bandara, menutup jembatan, menyerbu gedung parlemen dan stasiun televisi.
Faksi militer itu dalam pernyataannya menyebut telah mengambil alih pemerintahan Turki dari Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun beberapa jam kemudian upaya kudeta itu gagal karena rakyat pendukung Erdogan melakukan perlawanan.
Perlawanan sipil muncul setelah Erdogan menyerukan agar rakyat turun ke jalan untuk melawan tentara pemberontak. Erdogan mengeluarkan seruan melalui fasilitas FaceTime yang kemudian disiarkan secara nasional oleh stasiun televisi ke seluruh negeri.
POIN POIN
- Pemberontak sempat umumkan kuasai pemerintahan
- Presiden Erdogan serukan pendukungnya turun ke jalan menentang kudeta
- Militer dan massa pendukung Erdogan berhasil kuasai keadaan
- Sedikitnya 250 orang tewas dan 1.500 terluka
- Lebih 2.800 pemberontak akhirnya ditangkap
- Pimpinan kudeta tewas dikeroyok

BeritaPrima.com Bicara Fakta