Sebelum digagalkan, pasukan pemberontak sempat masuk ke stasiun televisi milik pemerintah TRT dan memaksa presenter televisi itu untuk membacakan pemberlakuan hukum darurat oleh Dewan Perdamaian Nasional. “Pemerintahan telah kehilangan legitimasi dan telah dipaksa untuk mundur,” ujar presenter membacakan pernyataan militer pemberontak.
Tak lama kemuduan sejumlah pesawat F-16 melakukan terbang rendah di wilayah udara Istanbul untuk menakut-nakuti pasukan pemberontak. Sepanjang malam muncul saling klaim terkait penguasaan negeri itu antara tentara pemberontak dengan pemerintah.
Sempat muncul ketegangan ketika Bandara Ataturk masih dikuasai pemberontak dan dinyatakan ditutup dari semua penerbangan.
Dua Kali Kudeta Senyap
Kudeta militer bukan barang baru di Turki. Setidaknya ada empat kudeta yang pernah terjadi di republik yang didirikan oleh Mustafa Kemal Ataturk tersebut. Namun ada dua kali kudeta yang tidak tampak secara fisik alias kudeta senyap, yaitu pada 1971 dan 1997.
1. 1960. Kudeta pertama terjadi ketika terjadi ketegangan politik antara pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri Adnan Menderes dan Presiden Celal Bayar, dengan partai oposisi dan pihak militer. Pemerintah akhirnya digulingkan. Presiden, perdana menteri, dan sejumlah anggota kabinet ditangkap. Menderes belakangan dieksekusi.
BeritaPrima.com Bicara Fakta