Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 10 September 2016
ayah_mirna_salihin

Menguak Penyebab Membirunya Bibir Dan Kuku Wayan Mirna

BeritaPrima.com, Jakarta - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin masih misteri. Setelah sejumlah fakta berhasil terkuak di sidang-sidang sebelumnya, pada sidang Rabu kemarin, keterangan ahli dari kubu terdakwa Jessica Wongso seolah membuat fakta-fakta itu terbantahkan.

Kubu Jessica menghadirkan ahli Patologi Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Djaja Surya Atmadja. Djaja merupakan ahli patologi yang mengajarkan mata kuliah toksikologi, terutama sianida sejak 1990 di Universitas Indonesia.

Ia juga adalah satu dari 84 persen orang di Indonesia yang dapat mencium bau sianida dalam kadar 1 mg, dan juga merupakan dokter spesialis DNA pertama di Indonesia.

Dalam keterangannya, Djaja mengungkap fakta-fakta baru yang semakin membuat sulit menyimpulkan penyebab kematian Mirna.

Menurut Djaja, tiga ciri khas orang keracunan sianida tidak ditemukan di jenazah Mirna Salihin.

Ciri pertama adalah munculnya warna kemerahan di tubuh dan organ dalam. “Itu karena HbO2, muncul warna kemerahan pada tubuh dan organ dalam,” ujar Djaja di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 7 September 2016.

Berdasarkan ciri tersebut, Djaja yang menangani proses pengawetan jenazah Mirna dengan formalin di RS Abdi Waluyo, mengaku tidak menemukan warna kemerahan di tubuh Mirna. Yang ia temukan adalah warna biru hampir kehitaman di bibir dan ujung kuku Mirna.

“Yang saya lihat pada waktu itu adalah bibir korban yang membiru, dan juga ujung kuku yang biru kehitaman.” tutur Djaja.

Ciri kedua adalah bau khas racun sianida yang menyerupai aroma kacang almond. Bau pahit mirip almond ini, menurut Djaja, dapat ia cium dengan cara menekan ulu hati dan dada Mirna.

“Saya sudah periksa waktu itu. Saya tekan dada dan uluh hatinya (Mirna) untuk cari bau yang mencurigakan. Kalau bau bawang putih itu berarti keracunan arsenik, bau minyak tanah itu keracunan Baygon, kalau pahit bitter almond itu berarti keracunan sianida,” beber dia.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *