Aktivis Mahasiswa Bantah Gerakannya Terpecah-Belah

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Andi Aulia Rahman.
BeritaPrima, Jakarta -Kelompok aktivis mahasiswa membantah bahwa gerakannya kini terpecah-belah. Meski tuntutan yang disuarakan kelompok mahasiswa di berbagai daerah berbeda-beda, namun semangatnya tetap sama.
Demikian ditegaskan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Andi Aulia Rahman dalam jumpa pers di Stasiun UI, Selasa (21/4/2015).
Andi menjelaskan, hingga hari ini banyak perlawanan yang dilakukan oleh mahasiswa kepada pemerintah karena ketidakpuasan kebijakan yang tidak pro rakyat.
“Dalam dua bulan terakhir ini, mahasiswa di berbagai daerah sudah mulai melakukan pergolakan dan juga sudah mulai melakukan pergerakan-pergerakan. Banyak sekali aksi-aksi yang dilakukan oleh rekan-rekan di berbagai daerah yang mungkin bagi rekan-rekan media, itu melihat bahwa masing-masing gerakan di berbagai daerah memiliki tuntutan yang berbeda-beda,” dijelaskan oleh Andi di Stasiun UI pada Selasa (21/4/2015).
Andi juga menuturkan bahwa gerakan mahasiswa hari ini belum kompak. Ia memberi contoh beberapa gerakan di pelosok daerah. “Di Gorontalo misalkan, melakukan untuk upaya penggulingan rezim Jokowi. Kemudian di Riau, begitu pun juga. Kemudian di Jawa dan sebagainya menuntut hal yang lain,” ungkap Andi.
Bagi Andi, gerakan mahasiswa masih terpecah-pecah, dalam artian belum kompak dalam mengusung satu musuh bersama. Akan tetapi, gerakan mahasiswa memiliki satu semangat yang sama, yakni tidak ingin sumber daya alam dikuasai oleh para koruptor.
“Saya tegaskan kepada rekan-rekan bahwa terlepas dari adanya tuntutan-tuntutan dari berbagai gerakan yang mungkin tidak seirama, izinkan saya untuk mengatakan bahwa semangat kita itu adalah sama. Semangat mahasiswa Indonesia itu sama, yaitu kami tidak rela dan kami tidak ingin ketika 20-30 tahun ke depan. Kami yang diamanahkan untuk memegang dan mengelola bangsa ini, tetapi korupsi dan juga sumber daya alam lainnya telah dikuras habis oleh koruptor pada hari ini. Itulah yang menjadi semangat kami,” tegas Andi.
(Agil Kurniadi)

