GKR Mangkubumi: Kalau Saya Sih Terserah Saja

GKR Pembayun yang sudah berubah nama menjadi GKR Mangkubumi.
BeritaPrima, Yogyakarta - GKR Pembayun yang sudah berubah nama menjadi GKR Mangkubumi, berharap adik-adik Sri Sultan Hamengku Bawono X mau mengajarinya berorganisasi. Hubungan Sultan dan adik-adiknya memanas setelah Sultan menyampaikan sabda raja.
“Saya berharap romo-romo mau mengajari saya dan adik-adik saya karena kami masih sangat muda. Romo-romo semua itu untuk memimpin kami,” kata GKR Mangkubumi.
Dia mengaku nama baru yang disematkan padanya membuat bebannya bertambah. Namun sejauh ini, tugas yang ia emban masih sama ketika masih bernama GKR Pembayun.
“Sementara tugas saya seperti sebelumnya, nguri-uri kabudayan, makam, dan tari tarian. Untuk tugas baru belum ada,” jelasnya.
Disinggung mengenai adanya pro dan kontra terkait perubahan nama menjadi Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemangku Hayuning Bawono Langgeng, ia mengembalikan kepada masing -masing anggota keluarga Keraton dan masyarakat.
“Kalau saya sih monggo kemawon (terserah saja), adanya pro dan kontra, saya ngundi dawuh (menerima perintah) dari Gusti Allah melalui Ngarso Dalem (Sri Sultan),” ucapnya.
Dia sendiri mengaku tak mau berandai-andai menjadi penerus takhta meski sudah mendapat gelar Mangkubumi. “Kalau yang bilang putri mahkota itu kan di koran. Saya ditetapkan oleh Ngarso Dalem, di dalam dawuh raja itu cuma ditetapkan. Monggo tafsirannya apa,” ucapnya.
Dia mengajak masyarakat untuk merasakan menggunakan hati terkait sabda raja. “Saya tidak bisa memaksakan apa yang terjadi di Keraton, itu milik Gusti Allah, dan tidak bisa diolah dengan pikir tetapi rasa,” pungkasnya. (ren)

