Hadir di DPR, Pemotret Foto ‘Mesum’ Abraham Samad Ngaku Teman Baik

Zainal Tahir, pria yang mengaku sebagi pengambil foto ‘mesum’ mirip Abraham Samad, memenuhi undangan Komisi III DPR RI. Foto: BeritaPrima.com/ Sonny Eko Kustiawan
BeritaPrima, Jakarta - Zainal Tahir, pria yang mengaku sebagai pengambil gambar ‘mesum’ lelaki mirip Abraham Samad dengan seorang wanita di sebuah kamar hotel ternyata merupakan teman baik Ketua KPK tersebut. Hal ini disampaikan Zainal ketika dipanggil Komisi III DPR, Rabu (4/2/2015).
Nama perempuan yang tidur dan dipeluk Abraham, kata Zainal, semula dikenalnya dengan nama Siska. Namun belakangan dia baru tahu kalau nama aslinya adalah Feriyani Lim yang kini menjadi tersangka kasus pemalsuan dokumen di Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).
Menurut Zainal, foto itu juga sudah diketahui oleh Akbar Faisal. Akbar adalah politisi asal Makassar, satu daerah dengan Zainal dan Samad. Kini Akbar duduk sebagai anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem.
“Foto sudah diketahui teman-teman saya, barangkali Pak Akbar Faisal sudah lihat dua tahun lalu,” kata Zainal dalam rapat di Komisi III.
Dia mengaku miris dengan bantahan dari Abraham Samad. Apalagi menganggap itu sebagai fitnah. Zainal mengaku, setelah diperiksa Bareskrim Mabes Polri, dia berketetapan hati untuk menyampaikan kebenaran ke publik. Hanya saja, foto yang diakui Zainal kalau dia yang mengambilnya melalui kamera HP Nokia komunikator itu, adalah asli.
“Kamera komunikator, hotel Plarium Makassar. Foto itu pernah ada di HP komunikator saya. Hilang sekitar 2012 di Senayan City,” kata Zainal.
Dia bahkan bersumpah, bahwa apa yang disampaikan itu benar. Walau sebagai teman, dia mengaku tidak ingin menjerumuskan Abraham Samad pada kebohongan-kebohongan yang lain.
Dia mengaku, foto itu sudah diketahui banyak orang termasuk Akbar Faisal. Namun, semua melihat tapi dia simpan dan tidak diberikan ke teman-temannya termasuk Akbar.
Hanya saja, beberapa hari ini diakuinya, kalau foto-foto itu banyak yang hendak ingin membelinya.
“Gambar itu memang sudah lama diketahui banyak orang. Beberapa hari ini, ditanyakan satu dua orang untuk dibeli. Tapi saya tidak berminat melakukannya, saya masih menjunjung nilai-nilai persahabatan, saya tidak mau ungkapkan aib orang lain, termasuk ke Pak Akbar Faisal. Boleh melihat tapi tak boleh dimiliki,” jelasnya. (Didik Supriyatno)

