Kisah Tukang Siomay Bunuh Diri Loncat dari Lantai Lima Gajah Mada Plaza
BeritaPrima, Jakarta - Seorang tukang siomay lompat dari lantai lima parkiran Gajah Mada Plaza, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat. Pria yang menenakan kaos merah ini langsung tewas saat menghantam aspal di lantai satu pusat perbelanjaan itu.
Peristiwa ini terjad isekitar pukul 16.00 WIB. Tiba-tiba saja pria yang mengenakan celana jeans pendek warna biru ini melompat dari lantai lima parkiran Gajah Mada Plaza.
“Tukang siomay yang bunuh diri itu biasanya mangkal di Jl Gajah Mada,” kata salah seorang pekerja yang tak mau disebutkan namanya, Rabu (18/2/2015).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat ini jenazah penjual siomay tersebut masih berada di lantai satu bagian belakang Gajah Mada Plaza. Tubuh korban ditutupi dengan kardus dan juga koran. “Nama korban Kusnadi usianya 27 tahun,” kata seorang polisi yang sedang berjaga di lokasi itu.
Warga yang mencari nafkah di sekitar Gajah Mada Plaza, seperti para PKL, tukang ojek dan petugas parkir, kaget mengetahui peristiwa tersebut.
Pasalnya, Kusniadi sempat berpamitan kepada mereka hendak menunaikan ibadah Salat Ashar. Hal ini dikatakan oleh petugas parkir yang berada di samping Mal Gajah Mada Plaza, Oleng (31).
“Kaget saya. Orang tadi lewat sini katanya mau salat di dalam (Mal Gajah Mada Plaza),” kata Oleng di Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2015).
Musala Gajah Mada Plaza memang terletak di lantai 5, tak jauh dari lokasi Kusniadi loncat. Peristiwa jatuhnya Kusniadi juga setelah Salat Ashar berjamaah selesai dilaksanakan.
Oleng mengaku tak mengenal dekat Kusniadi. Namun ia kerap bertegur sapa dengan pria asal Kuningan, Jawa Barat tersebut.
“Sehari-harinya dia baik. Kalem, suka nyapa orang. Ya wajar saja kesehariannya,” kata Oleng yang mengaku telah lebih dari 5 tahun menjadi petugas parkir tersebut.
Menurut Oleng, Kusniadi biasanya mangkal di ujung gang yang berada tepat di samping Gajah Mada Plaza. Kini gerobak siomay milik Kusniadi diamankan sementara di Gajah Mada Plaza
Sementara jenazah Kusniadi telah dibawa oleh tim identifikasi dari Polres Jakarta Pusat ke RS Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi. Dari hasil pemeriksaan sementara, ia menderita patah tulang di beberapa bagian tubuh.
“Kepalanya retak dan tulang rusuknya sebelah kanan patah-patah,” kata salah seorang tim identifikasi, Joni.
Sementara itu garis polisi yang semula dilingkarkan di sekeliling jenazah Kusniadi telah dilepas. Darah yang semula berceceran di sekitar lokasi mulai dibersihkan oleh petugas.
Peristiwa ini sempat menjadi tontonan warga. Puluhan warga baik pengunjung ataupun karyawan mal serta warga sekitar mengerumuni jenazah penjual siomay berbadan kurus ini. Dugaan sementara, Kusniadi bunuh diri karena stres, tak kuat menahan beban hidupnya.
Aksi bunuh diri Kusniadi ini tak mengganggu aktifitas di Gajah Mada Plaza. Pengunjung berlalu lalang seperti biasa. Banyak dari mereka yang tidak tahu ada peristiwa bunuh diri di mal tersebut.
(Febrizky Akbar)


