Terkait Gerakan 20 Mei, KASBI Tegaskan Siapapun Berhak Kritik
BeritaPrima, Jakarta - Gaung Gerakan 20 Mei sampai saat ini semakin menggurita. Tidak hanya mahasiswa dan beberapa kelompok oposisi yang menyambut, gerakan buruh pun juga ikut menanggapi hal tersebut. Terkait Gerakan 20 Mei, Nining Elitos selaku Ketua Umum KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia) menanggapi bahwa itu merupakan kebebasan berpendapat.
Ungkapannya dijelaskan sebagai berikut. “Bagi kami sebagai organisasi serikat buruh, siapapun rakyat punya hal untuk mengkritik dan kemudian melakukan perjuangan untuk kepentingan kesejahteraan dan kepentingan negara,” ujar Nining dalam wawancara kepada jurnalis Beritaprima.com di Sekretariat KASBI, Cipinang, Jakarta Timur, pada Selasa (28/4/2015).
Terkait pihak-pihak yang akan mau turun dalam Gerakan 20 Mei, Nining memperbolehkan. Bagi Nining, itu adalah hak rakyat untuk menyuarakan aspirasinya. “Persoalan siapapun turun mau tanggal 20 Mei maupun yang lain monggo, silahkan. Bagi kami, itu adalah hak rakyat untuk menyuarakan suara-suara rakyat yang sebenarnya,” imbuh Nining.
Untuk KASBI sendiri, sangat disayangkan mereka belum bersikap.
“Untuk sampai hari ini, kita belum punya sikap seperti apa gerakan 20 Mei. Kita akan melakukannya (bersikap) berdasarkan kesepakatan-kesepakatan buruh,” pungkasnya.
(Agil Kurniadi)


