JALA PRT Ancam Gugat Jokowi Kalau Tak Gubris Tuntutannya

Para aktivis JALA PRT (Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga).
BeritaPrima, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali diperingatkan akan janji-janjinya. Koordinator JALA PRT (Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga) yang tergabung dalam komite Aksi Perempuan (KAP), Lita Anggraeni, memperingatkan agar Jokowi memegang teguh janji-janjinya.
Bila peringatannya tidak digubris hingga tiga kali, JALA PRT akan menggugatnya secara hukum. “Kami akan melakukan notifikasi peringatan kepada Pak jokowi , untuk tidak melakukan inkonsistensi janji politik yang harusnya dipertanggungjawabkan, dan kami akan memberikan peringatan sampai tiga kali. Kalau tidak juga, kami akan melakukan gugatan jalur hukum,” tegas Lita Anggraeni dalam konferensi persnya di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/4/2015).
Lita juga mengaku memiliki data terkait implementasi kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi yang bertentangan dengan Nawacita. “Kami memiliki beberapa data bahwa rencana dan kebijakannya justru bertentangan. Kita melihat yang ada di dalam RPJM, tidak memuat apa yang disebutkan dalam visi misi, seperti perlindungan kesejahteraan rumah tangga. Termasuk juga dalam berbagai kartu Indonesia, seperti Indonesia sehat, jaminan sosial ketenagakerjaan yang tidak bisa diakses oleh pekerja informal,” ungkap Lita
“Kami adalah rakyat. kami bisa meminta pertanggungjawaban,” tambahnya.
Ia juga menandaskan bahwa peringatan di May day ini adalah peringatan pertama. “Ini peringatan pertama,” pungkasnya tanpa menyebutkan kapan peringatan kedua dan ketiga.
(Agil Kurniadi)

