Kasus Prostitusi AA Diduga karena Gaya Hidup Hedonistik
Beritaprima, Jakarta - Praktik prostitusi dikalangan artis diduga karena terkena racun gaya hidup yang hedonistik. Bahkan, kecenderungan hidup mewah itu membuat para artis menabrak nilai-nilai moral dan agama. Hal ini diungkap oleh Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Musni Umar.
“Kasus (artis berinisial) AA ini sangat memprihatinkan, sebab terjadi di kalangan artis. Ini terjadi karena makin longgarnya perhatian masyarakat terhadap aturan hukum, moral, dan nilai agama,” kata Musni Umar pada Minggu (10/5/2015).
Kemudian, Musni Umar juga menyambung bahwa artis itu sudah tidak mempedulikan dirinya sebagai publik figur. Baginya, Mereka hanya memikirkan gaya hidup yang hedonistik.
“Mereka (artis) lebih suka hidup bermewah-mewahan,” ujarnya.
Musni Umar juga mengungkapkan bahwa artis-artis banyak yang tergoda dengan kemewahan. Nyatanya, tidak semua artis itu mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan uang banyak. Karena artis selalu terbuai dengan kemewahan tersebut, maka artis tersebut berkecimpung dalam dunia prostitusi.
“Artis-artis ini selalu tergoda untuk hidup dalam kemewahan. Padahal, tidak tiap hari mereka ini mendapatkan job dan menghasilkan uang banyak. Maka, untuk memenuhi kebiasaannya itu, mereka pun akhirnya berkecimpung di dunia prostitusi itu,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang diduga melibatkan seorang artis beinisial AA. Praktik prostitusi online tersebut terungkap saat polisi menangkap artis seksi berinisial AA di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Selatan.
(Agil Kurniadi)


