Menteri Khofifah: BKMT Punya Peran Penting Untuk Tekan Prostitusi

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
BeritaPrima, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai pentingnya Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dalam meminimalisir keberadaan prostitusi yang belakangan semakin canggih dan semakin mengkhawatirkan.
“Sebagai negara yang mayoritas muslim, tentu kita semua tahu kalau prostitusi itu dilarang, dan BMKT sebagai lembaga keagamaan, tentu peranannya penting,” jelas Khofifah di Jakarta, Jumat (8/5/2015).
Selain prostitusi, Khofifah juga menegaskan bahwa narkotika dan bahan minuman oplosan semakin mengancam kehidupan remaja. Baginya, hal ini perlu menjadi tuntutan persoalan yang serius. Sebut saja bocah 16 tahun yang terbaring sakit karena minuman oplosan.
“Ada anak 16 tahun, korban oplosan November 2013, sampai sekarang terbaring di rumah sakit, narkoba juga, ada yang sampai lepas dagingnya gara-gara sabu crocodile,” imbuhnya.
Khofifah juga menilai narkoba dan miras adalah suatu upaya untuk menghancurkan sistem kerja. Namun, Khofifah menyemangati agar rakyat tidak perlu khawatir. Hal ini dikarenakan pemerintah sudah menyiapkan kartu-kartu sakti yang dimiliki pemerintah.
“Saya menduga (narkoba dan miras), adalah cara yang secara sistemik menghancurkan sistem kita, khususnya remaja. Lalu buat ibu-ibu yang kesulitan, pemerintah siapkan program kartu,” pungkasnya.
(Agil Kurniadi)

