Yusril Kritik Jokowi Harusnya Cermat Dalam Tanda Tangan

Yusril Ihza Mahendra

Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra

BeritaPrima, Jakarta - Keberadaan masalah tanda tangan Presiden Joko Widodo dalam Perpres mengenai DP Mobil untuk para pejabat menuai banyak kritik. Pasalnya, Jokowi mengaku tidak tahu mengenai surat yang ditandatangai tersebut. Hal ini sangat dianggap aneh oleh masyarakat yang menganggap ia sebagai Kepala Negara.

Dalam hal ini, Yusril, selaku pengamat hukum tata negara, menyampaikan kritiknya terhadap Jokowi. Ia membandingkan kepemimpinannya dengan kepemimpinan saat Suharto menjabat. Menurutnya, Pak Harto adalah orang yang sangat cermat mengenai tanda tangan surat-surat.

“Pak Harto dulu semua yang beliau tandatangani beliau baca dulu dengan seksama. Tiap naskah yang mau ditandatangani itu ka nada memorandum mensesneg yang menerangkan secara ringkas latar belakang naskah tersebut,” cuitannya dalam @Yusrilihza_Mhd pada Senin (6/4/2015), pukul 12.43.

Menurut Yusril, Pak Harto tidak segan-segan untuk bertanya padanya yang saat itu masih dianggap anak kecil. “Pak Harto sangat teliti, hati-hati dan tidak segan bertanya. Saya waktu itu disebut Pak Moerdiono “anak kecil” tapi Pak Harto tak segan nanya,” cuitnya dalam Senin(6/3), pukul 12.58

Sangat disayangkan bahwa Jokowi tidak cermat dalam hal tanda tangan ini. Kepada Jokowi, Yusril pun juga sangat menyayangkan masalah tersebut. Jokowi seharusnya lebih cermat dalam hal penandatanganan. “Pak Jokowi juga harusnya cermat, hati-hati dan tidak segan-segan bertanya agar tidak salah teken naskah. Kalau salah teken bisa repot pak..” cuitnya dalam Senin (6/3), pukul 01.00.

(Agil Kurniadi)

Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*